Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Kamis, 18 JUNI 2026 • 18:36 WIB

Gunung Semeru Erupsi Hari Ini, Status Masih Siaga Level III, Warga Diminta Tetap Waspada

Gunung Semeru Erupsi Hari Ini, Status Masih Siaga Level III, Warga Diminta Tetap Waspada

JATIM – Aktivitas Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, masih berada pada Status Level III (Siaga). Masyarakat diminta tetap tenang, meningkatkan kewaspadaan, dan mematuhi rekomendasi yang telah dikeluarkan oleh Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) guna meminimalkan risiko bencana.

Berdasarkan laporan PVMBG, Gunung Semeru mengalami erupsi pada Kamis, 18 Juni 2026, pukul 11.10 WIB. Letusan tersebut menghasilkan kolom abu vulkanik setinggi sekitar 1.200 meter di atas puncak. Abu teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas sedang dan bergerak ke arah timur laut.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lumajang, Isnugroho, mengatakan bahwa aktivitas Gunung Semeru terus dipantau secara intensif oleh petugas pengamatan gunung api bersama instansi terkait. Pemantauan dilakukan untuk memastikan setiap perkembangan kondisi gunung dapat diketahui dengan cepat dan akurat.

Menurutnya, masyarakat tidak perlu panik menghadapi aktivitas vulkanik yang terjadi saat ini. Namun, warga tetap harus waspada dengan mengikuti informasi resmi dari PVMBG dan pemerintah daerah.

“Masyarakat tidak perlu panik. Yang terpenting adalah memahami dan mematuhi rekomendasi yang telah ditetapkan, serta menghindari aktivitas di kawasan yang dinyatakan berisiko,” ujar Isnugroho, Kamis (18/6/2026).

Status Siaga Tidak Berarti Seluruh Lumajang Berbahaya
Isnugroho menjelaskan bahwa status Level III (Siaga) tidak berarti seluruh wilayah Kabupaten Lumajang berada dalam kondisi berbahaya. Pembatasan aktivitas hanya diberlakukan di kawasan tertentu yang masuk dalam zona rawan bencana berdasarkan hasil pemantauan dan kajian vulkanologi.

Masyarakat yang berada di luar area rawan masih dapat menjalankan aktivitas sehari-hari seperti biasa. Meski demikian, warga tetap diminta untuk mengikuti perkembangan informasi resmi terkait aktivitas Gunung Semeru.

“Kesiapsiagaan bukan berarti takut. Yang penting adalah memahami situasi dan mengetahui langkah yang harus dilakukan jika terjadi peningkatan aktivitas vulkanik,” tambahnya.

Rekomendasi PVMBG untuk Masyarakat
PVMBG mengeluarkan sejumlah rekomendasi yang wajib diperhatikan masyarakat, di antaranya:

Tidak melakukan aktivitas di sektor tenggara sepanjang Besuk Kobokan sejauh 13 kilometer dari puncak erupsi.
Menghindari aktivitas dalam radius 500 meter dari tepi sungai di sepanjang Besuk Kobokan karena berpotensi terdampak awan panas dan aliran lahar.
Tidak beraktivitas dalam radius 5 kilometer dari kawah atau puncak Gunung Semeru karena berisiko terkena lontaran material pijar.
Meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi awan panas, guguran lava, serta lahar pada sungai-sungai yang berhulu di puncak Gunung Semeru.
Kesadaran Masyarakat Jadi Kunci Mitigasi Bencana
Menurut Isnugroho, kepatuhan masyarakat terhadap aturan dan rekomendasi keselamatan menjadi langkah penting dalam mengurangi risiko bencana. Pemahaman yang baik mengenai potensi ancaman serta tindakan mitigasi akan membantu masyarakat lebih siap menghadapi berbagai kemungkinan yang dapat terjadi.

Pemerintah daerah bersama PVMBG terus melakukan pemantauan dan penyebaran informasi terkini terkait aktivitas Gunung Semeru. Melalui kesiapsiagaan yang baik dan informasi yang akurat, diharapkan keselamatan masyarakat tetap terjaga serta budaya tangguh bencana di Kabupaten Lumajang semakin kuat.

Keyword SEO: Gunung Semeru erupsi hari ini, erupsi Semeru 18 Juni 2026, status Gunung Semeru Level III Siaga, aktivitas Gunung Semeru terbaru, PVMBG Gunung Semeru, BPBD Lumajang, informasi erupsi Semeru terkini.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Dari Berbagai Sumber

BERITA TERBARU

Gunung Semeru Erupsi Hari Ini, Status Masih Siaga Level III, Warga Diminta Tetap Waspada

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!