Nobar Piala Dunia 2026 di GOR A. Yani Probolinggo Disambut Antusias, Republik Ceko Ditahan Afrika Selatan 1-1
JATIM – Pemerintah Kota Probolinggo kembali menggelar kegiatan nonton bareng (nobar) Piala Dunia 2026 di GOR A. Yani pada Kamis malam (18/6). Memasuki matchday kedua turnamen sepak bola terbesar dunia tersebut, pertandingan Grup A antara Republik Ceko melawan Afrika Selatan menjadi sajian utama yang dinikmati ratusan warga.
Kegiatan nobar ini dihadiri langsung oleh Wali Kota Probolinggo, Dokter Aminuddin, bersama Sekretaris Daerah Budiono Wirawan, Ketua TP PKK dr. Evariani, sejumlah kepala perangkat daerah, serta masyarakat yang memadati lokasi acara.
Sejak peluit kick-off dibunyikan, Republik Ceko tampil agresif dengan mengandalkan striker andalannya, Patrick Schick. Tim Eropa tersebut berhasil membuka keunggulan lebih dulu pada menit ke-6 melalui gol yang dicetak M. Sadilek setelah memanfaatkan umpan matang dari A. Sojka.
Tertinggal satu gol, Afrika Selatan berusaha bangkit dan meningkatkan intensitas serangan. Sejumlah peluang berhasil diciptakan, namun kokohnya lini pertahanan Republik Ceko membuat skor 1-0 bertahan hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, pertandingan berlangsung semakin menarik dengan kedua tim saling melancarkan serangan. Afrika Selatan akhirnya mendapat peluang emas setelah wasit menunjuk titik putih akibat bola hasil tendangan Thapelo Maseko mengenai tangan pemain Republik Ceko, Pavel Sulc, di dalam kotak penalti.
Teboho Mokoena yang dipercaya menjadi eksekutor berhasil menjalankan tugasnya dengan sempurna dan mengubah skor menjadi 1-1. Hingga peluit panjang dibunyikan, tidak ada tambahan gol yang tercipta dan kedua tim harus puas berbagi poin.
Usai pertandingan, Wali Kota Probolinggo Dokter Aminuddin menyampaikan apresiasi kepada TVRI sebagai pemegang hak siar Piala Dunia 2026 yang memungkinkan masyarakat menikmati pertandingan secara bersama-sama melalui kegiatan nobar.
Menurutnya, Pemerintah Kota Probolinggo berencana terus mengadakan nobar Piala Dunia 2026 secara rutin dengan menyesuaikan jadwal pertandingan yang berlangsung.
"Kami berupaya menjalankan imbauan dari Kementerian Dalam Negeri untuk menggelar nonton bareng Piala Dunia. Selain menjadi sarana hiburan dan mempererat kebersamaan masyarakat, kegiatan ini juga diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi pelaku UMKM sehingga roda perekonomian lokal semakin bergerak," ujar Dokter Aminuddin.
Kegiatan nobar Piala Dunia 2026 di GOR A. Yani ini menjadi salah satu bentuk upaya Pemerintah Kota Probolinggo dalam menghadirkan ruang kebersamaan bagi masyarakat sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi lokal melalui keterlibatan pelaku usaha mikro dan kecil di sekitar lokasi acara.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Dari Berbagai Sumber