
JATIM - Jawa Timur dikenal sebagai surga wisata alam dengan deretan air terjun yang menawarkan panorama menakjubkan. Mulai dari air terjun bertingkat, tebing hijau yang menjulang, hingga kolam alami berwarna biru jernih, semuanya menjadi destinasi favorit wisatawan dan pemburu foto Instagram. Jika Anda sedang merencanakan liburan, berikut 10 air terjun estetik di Jawa Timur lengkap dengan informasi tiket masuk terbaru tahun 2026.
1. Air Terjun Tumpak Sewu, Lumajang
Air Terjun Tumpak Sewu sering disebut sebagai "Niagara-nya Indonesia" karena memiliki aliran air yang membentuk tirai raksasa melingkar. Ketinggiannya mencapai sekitar 120 meter dan menjadi salah satu air terjun paling spektakuler di Pulau Jawa.
Daya Tarik
Panorama air terjun setengah lingkaran yang unik.
Spot foto ikonik dari gardu pandang.
Trekking menuju dasar air terjun yang menantang.
Tiket Masuk 2026
Tiket masuk domestik: sekitar Rp20.000 per orang.
2. Air Terjun Madakaripura, Probolinggo
Berada di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru, Madakaripura terkenal dengan tebing tinggi yang mengelilingi air terjun sehingga menyerupai gua raksasa terbuka.
Daya Tarik
Air terjun setinggi lebih dari 200 meter.
Suasana mistis dan eksotis.
Dikelilingi tebing hijau yang menjulang.
Estimasi Tiket Masuk 2026
Sekitar Rp20.000–Rp30.000 per orang.
3. Air Terjun Coban Rondo, Malang
Coban Rondo merupakan salah satu air terjun paling populer di Malang. Air terjun setinggi 84 meter ini dikelilingi hutan pinus dan memiliki berbagai wahana wisata keluarga.
Daya Tarik
Air terjun besar dengan debit air stabil.
Taman Labirin yang terkenal.
Area wisata keluarga yang lengkap.
Tiket Masuk 2026
Mulai dari Rp5.000 hingga sekitar Rp20.000 tergantung paket wisata yang dipilih.
4. Air Terjun Coban Rais, Batu
Coban Rais menjadi salah satu destinasi wisata estetik di Kota Batu karena memadukan keindahan alam dengan spot foto modern yang populer di media sosial.
Daya Tarik
Bukit Bulu Flower Garden.
Ayunan ekstrem dan sky bike.
Jalur trekking menuju air terjun alami.
Tiket Masuk 2026
Kawasan air terjun: Rp10.000 per orang.
Flower Garden: Rp25.000 per orang.
5. Air Terjun Kapas Biru, Lumajang
Kapas Biru menawarkan pemandangan air terjun yang jatuh di antara tebing hijau dengan semburat warna kebiruan saat terkena sinar matahari.
Daya Tarik
Panorama mirip destinasi tropis internasional.
Spot foto dari atas tebing.
Suasana masih relatif alami.
Estimasi Tiket Masuk 2026
Sekitar Rp10.000–Rp20.000 per orang.
6. Air Terjun Coban Pelangi, Malang
Sesuai namanya, air terjun ini sering memunculkan pelangi saat cuaca cerah karena percikan air yang terkena sinar matahari.
Daya Tarik
Pelangi alami pada pagi hingga siang hari.
Udara sejuk khas pegunungan.
Lokasi dekat jalur menuju Bromo.
Estimasi Tiket Masuk 2026
Sekitar Rp15.000–Rp20.000 per orang.
7. Air Terjun Dlundung, Mojokerto
Berada di kawasan Pacet, Air Terjun Dlundung menawarkan suasana tenang dengan hutan pinus yang asri.
Daya Tarik
Cocok untuk camping.
Trek ringan dan ramah keluarga.
Udara pegunungan yang segar.
Estimasi Tiket Masuk 2026
Sekitar Rp12.000–Rp15.000 per orang.
8. Air Terjun Goa Tetes, Lumajang
Goa Tetes terletak tidak jauh dari Tumpak Sewu dan menawarkan formasi bebatuan unik yang dihiasi aliran air menyerupai stalaktit alami.
Daya Tarik
Kombinasi gua dan air terjun.
Cocok untuk fotografi alam.
Sering dikunjungi bersamaan dengan Tumpak Sewu.
Estimasi Tiket Masuk 2026
Sekitar Rp10.000–Rp20.000 per orang.
9. Air Terjun Nglirip, Tuban
Air Terjun Nglirip memiliki kolam alami berwarna hijau toska yang menjadi daya tarik utama wisatawan.
Daya Tarik
Air jernih berwarna kehijauan.
Spot foto alami yang cantik.
Akses relatif mudah.
Estimasi Tiket Masuk 2026
Sekitar Rp8.000–Rp15.000 per orang.
10. Air Terjun Jagir, Banyuwangi
Air Terjun Jagir dikenal sebagai "air terjun kembar" karena memiliki beberapa aliran yang jatuh berdampingan. Lokasinya mudah dijangkau dari pusat Kota Banyuwangi.
Daya Tarik
Air sangat jernih.
Cocok untuk berenang dan bermain air.
Lingkungan hijau yang fotogenik.
Estimasi Tiket Masuk 2026
Sekitar Rp5.000–Rp10.000 per orang.
Tips Berkunjung ke Air Terjun di Jawa Timur
Datang Saat Musim Kemarau
Air biasanya lebih jernih dan jalur trekking lebih aman dibanding musim hujan.
Gunakan Alas Kaki Anti-Selip
Sebagian besar jalur menuju air terjun memiliki bebatuan yang licin.
Datang di Pagi Hari
Selain cuaca lebih sejuk, pencahayaan alami sangat ideal untuk fotografi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Dari Berbagai Sumber