Jumat, 17 JULI 2026 • 08:00 WIB

Gladi Bersih BEC 2026 Diikuti 1.000 Peserta, Banyuwangi Siap Gelar Parade Budaya Spektakuler Bertema Perang Bayu

Author

JATIM – Menjelang puncak Banyuwangi Ethno Carnival (BEC) 2026, sebanyak 1.000 peserta mengikuti gladi bersih di kawasan Taman Blambangan, Kamis (16/7/2026). Seluruh talent, penari Gandrung, penabuh gamelan, hingga tim pendukung mematangkan penampilan mereka sebelum tampil pada puncak acara yang akan digelar Sabtu, 18 Juli 2026.

Suasana gladi bersih berlangsung meriah. Para peserta tampak antusias menampilkan koreografi terbaik di hadapan Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani, yang hadir langsung untuk memberikan semangat kepada seluruh peserta.

"Semangat anak-anakku. Selamat berlatih, semoga bisa tampil maksimal hari Sabtu besok. Dan ingat, tetap jaga kesehatan ya," ujar Ipuk saat menyapa para peserta.

BEC 2026 Jadi Ajang Kreativitas Generasi Muda Banyuwangi
Tidak hanya menghadirkan parade busana etnik yang megah, Banyuwangi Ethno Carnival 2026 juga menjadi ruang bagi generasi muda untuk menunjukkan bakat dan kreativitas di bidang seni dan budaya.

Salah satunya adalah Delsi, siswi SMP Negeri 2 Banyuwangi yang bergabung dalam kelompok penari Gandrung pada pembukaan BEC 2026. Ia mengaku bangga akhirnya dapat menjadi bagian dari event budaya terbesar di Banyuwangi tersebut.

"Senang sekali. Sudah tidak sabar tampil di BEC. Dari dulu ingin ikut, tetapi baru tahun ini lolos setelah melalui proses seleksi," ungkapnya.

Gladi Bersih Matangkan Koreografi dan Formasi
Dalam gladi bersih tersebut, seluruh peserta berlatih menyempurnakan formasi, koreografi, serta transisi penampilan agar tampil maksimal saat acara berlangsung.

Peserta dibagi ke dalam lima subtema yang menggambarkan kisah Perang Bayu, tema utama BEC 2026. Tema ini mengangkat perjuangan masyarakat Blambangan melawan penjajahan Belanda pada abad ke-18, yang menjadi salah satu peristiwa penting dalam sejarah lahirnya Kabupaten Banyuwangi.

Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Banyuwangi, Hartono, mengatakan gladi bersih menjadi tahap akhir untuk mengevaluasi seluruh penampilan sebelum hari pelaksanaan.

"Selain menyempurnakan koreografi dan formasi, gladi bersih juga menjadi momen evaluasi agar seluruh peserta dapat tampil optimal pada puncak acara," jelas Hartono.

Jadwal dan Rute Banyuwangi Ethno Carnival 2026
Puncak Banyuwangi Ethno Carnival (BEC) 2026 akan berlangsung pada Sabtu, 18 Juli 2026 mulai pukul 13.00 WIB.

Ribuan peserta akan melakukan parade busana budaya sepanjang 2,5 kilometer, dimulai dari Taman Blambangan dan berakhir di depan SMP Negeri 1 Banyuwangi.

BEC 2026 merupakan salah satu agenda unggulan dalam Kharisma Event Nusantara (KEN) Kementerian Pariwisata yang setiap tahun menarik perhatian wisatawan domestik maupun mancanegara.

Dihadiri Menteri dan Delegasi Internasional
Tahun ini, BEC 2026 diperkirakan semakin istimewa karena akan dihadiri sejumlah tamu penting, termasuk Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin.

Selain itu, delegasi dari negara-negara ASEAN, East Asia Summit (EAS), Pacific Islands Forum (PIF), serta Selandia Baru yang sedang mengikuti forum internasional ASEAN-ID Blue di Banyuwangi juga dijadwalkan menyaksikan langsung kemegahan parade budaya tersebut.

Dengan mengusung tema Perang Bayu, Banyuwangi Ethno Carnival 2026 diharapkan tidak hanya menjadi pertunjukan seni yang memukau, tetapi juga menjadi media untuk mengenalkan sejarah perjuangan Blambangan kepada masyarakat luas sekaligus memperkuat posisi Banyuwangi sebagai salah satu destinasi wisata budaya unggulan di Indonesia.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Berbagai Sumber

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU