Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Senin, 13 JULI 2026 • 10:20 WIB

Pawai Budaya Wonoasih 2026 Meriah, Ribuan Warga Padati Jalan dan UMKM Ikut Terdongkrak

Pawai Budaya Wonoasih 2026 Meriah, Ribuan Warga Padati Jalan dan UMKM Ikut Terdongkrak

JATIM – Ribuan warga memadati sepanjang Jalan Anggur hingga depan Kantor Kecamatan Wonoasih untuk menyaksikan Pawai Budaya Kelurahan Wonoasih 2026, Minggu (12/7/2026). Kegiatan tahunan ini menjadi penutup liburan sekolah tahun ajaran 2026–2027 sekaligus ajang pelestarian budaya, pemberdayaan UMKM, dan memperkuat kebersamaan masyarakat.

Pawai budaya dimulai dari Jalan Anggur, yang berbatasan dengan Kelurahan Wonoasih dan Desa Kedungsupit, Kabupaten Probolinggo, kemudian berakhir di depan Kantor Kecamatan Wonoasih. Sebanyak 16 kontingen dari berbagai RW, lembaga pendidikan, organisasi masyarakat, hingga pondok pesantren ikut memeriahkan acara tersebut.

Dibuka Sekda Kota Probolinggo
Pawai Budaya Wonoasih 2026 resmi dibuka sekitar pukul 10.00 WIB oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Probolinggo, Budiono Wirawan, yang hadir mewakili Wali Kota Probolinggo dr. Aminuddin.

Prosesi pembukaan ditandai dengan pelepasan 15 kurungan burung merpati, yang masing-masing berisi 10 ekor burung, serta penyerahan santunan kepada anak-anak yatim sebagai bentuk kepedulian sosial.

Kenalkan Seni Tradisional Khas Wonoasih
Lurah Wonoasih, Hasim Irawanto, mengatakan pawai budaya tahun ini juga menjadi sarana memperkenalkan kesenian tradisional yang masih jarang tampil di ruang publik.

Dua kesenian yang menjadi perhatian adalah musik dug-dug Gederegetakan dan Pencak Silat Cimande, yang ditampilkan sebagai bagian dari upaya melestarikan warisan budaya daerah.

Menurut Hasim, pihaknya berharap kesenian tersebut semakin dikenal masyarakat dan dapat tampil dalam berbagai kegiatan pemerintah maupun agenda budaya lainnya.

Selain itu, Hasim juga menyerahkan pisang Cavendish kepada Sekda Budiono Wirawan sebagai simbol potensi pertanian unggulan masyarakat Kelurahan Wonoasih.

Pawai Budaya Jadi Sarana Melestarikan Warisan Leluhur
Dalam sambutannya, Sekda Budiono Wirawan mengapresiasi semangat gotong royong masyarakat yang sukses menyelenggarakan pawai budaya dengan meriah.

Ia menilai kegiatan tersebut bukan hanya menjadi hiburan bagi masyarakat, tetapi juga memiliki peran penting dalam menjaga kelestarian budaya sekaligus mengenalkan nilai-nilai tradisi kepada generasi muda.

Mengusung tema "Semarak Budaya Lokal Menuju Kelurahan Wonoasih Sajen Sae", kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat sinergi antara masyarakat dan pemerintah dalam membangun lingkungan yang harmonis, kreatif, dan berbudaya.

Pemerintah Kota Probolinggo, lanjut Budiono, akan terus mendukung berbagai kegiatan seni dan budaya hingga tingkat kelurahan karena dinilai mampu memperkuat identitas daerah sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.

16 Kontingen Tampilkan Beragam Atraksi
Setiap kontingen diberi waktu maksimal 10 menit untuk menampilkan atraksi terbaiknya di hadapan dewan juri yang terdiri dari Sekda Budiono Wirawan, Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Dispopar) Kota Probolinggo M. Abas, serta Camat Wonoasih Eko Candra.

Adapun peserta yang ikut memeriahkan Pawai Budaya Wonoasih 2026 meliputi:

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Berbagai Sumber

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Pawai Budaya Wonoasih 2026 Meriah, Ribuan Warga Padati Jalan dan UMKM Ikut Terdongkrak

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!