Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Sabtu, 18 JULI 2026 • 10:30 WIB

Kisah Antok di Jember Ubah Sampah Plastik Jadi Solar, Hasil Setoran Warga Bisa untuk Bayar Pajak dan Listrik

Kisah Antok di Jember Ubah Sampah Plastik Jadi Solar, Hasil Setoran Warga Bisa untuk Bayar Pajak dan ListrikInovasi pengolahan sampah plastik menjadi BBM di Bank Sampah Kencong, Jember.

JATIM – Bagi sebagian orang, sampah plastik hanyalah limbah yang harus segera dibuang. Namun, bagi Muhammad Arif Yulianto (40), warga Dusun Krajan, Desa Kencong, Kecamatan Kencong, Kabupaten Jember, Jawa Timur.

Sampah plastik justru menjadi peluang untuk mengubah kebiasaan masyarakat sekaligus menghasilkan nilai ekonomi.

Dari sebuah bank sampah yang dikelolanya, pria yang akrab disapa Antok ini mulai mengembangkan inovasi pengolahan sampah plastik menjadi bahan bakar minyak (BBM) alternatif, menggunakan teknologi pirolisis. Menariknya, gagasan tersebut tidak berhenti pada produksi solar.

Antok juga menyiapkan skema agar nilai ekonomi dari sampah yang disetorkan warga dapat dikumpulkan menjadi tabungan dan dimanfaatkan untuk membantu membayar pajak kendaraan hingga tagihan listrik.

Gagasan itu lahir dari kegelisahannya melihat sampah plastik yang masih menjadi persoalan lingkungan. 

Antok yang juga menjabat sebagai Kepala Dusun Krajan, kemudian mencoba mencari cara agar masyarakat tidak hanya diminta menjaga kebersihan, tetapi juga memperoleh manfaat langsung dari sampah yang mereka kumpulkan.

**Bermula dari Uji Coba Kecil pada 2025**

Antok mulai merintis pengolahan sampah plastik menjadi BBM pada pertengahan 2025. Saat itu, produksi masih dilakukan dalam skala kecil dan lebih banyak digunakan untuk percobaan. Setelah melalui proses pengembangan, pengolahan sampah tersebut mulai ditingkatkan pada 2026.

“Produksi dulu mulai 2025, pertengahan. Cuma kita coba-coba dulu. Setelah itu, tahun 2026 ini kita olah,” kata Antok saat ditemui sejumlah wartawan, Sabtu (18/7/2026).

Seiring waktu, bahan baku yang digunakan sebagian besar berasal dari masyarakat sekitar. Warga menyetorkan sampah plastik rumah tangga maupun sampah yang dikumpulkan dari lingkungan dan pasar ke bank sampah yang dikelola Antok.

Namun, sampah-sampah tersebut tidak langsung dimasukkan ke dalam mesin. Antok menjelaskan, ada beberapa tahapan yang harus dilalui sebelum plastik diproses menggunakan teknologi pirolisis.

“Bahan datang, kita pilah. Terus kita cacah, kita bersihkan, kemudian kita keringkan secara manual sebentar. Setelah itu baru kita olah,” ujarnya.

**4-5 Kuintal Plastik Diolah, Hasilkan 40-70 Liter Solar per 100 Kilogram**

Dalam satu kali produksi, bank sampah tersebut mampu mengolah sekitar 4 hingga 5 kuintal sampah plastik. Saat ini, Antok masih memfokuskan produksi pada solar karena proses pengembangannya dinilai lebih memungkinkan untuk dilakukan terlebih dahulu.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Kisah Antok di Jember Ubah Sampah Plastik Jadi Solar, Hasil Setoran Warga Bisa untuk Bayar Pajak dan Listrik

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!