Warga Pasang Poster 'Awas Tuyul', Gara-gara Resah Uang Hilang Misterius.
JATIM – Warga Desa Pondokrejo, Kecamatan Tempurejo, Kabupaten Jember, Jawa Timur, dihebohkan dengan kejadian uang hilang secara misterius dari rumah maupun warung. Keresahan itu muncul setelah sejumlah warga mengaku kehilangan uang secara berulang, bahkan disebut hampir terjadi setiap hari.
Uang yang hilang memiliki nominal bervariasi, mulai dari Rp2.000 hingga ratusan ribu rupiah. Warga mengaku sebelumnya menyimpan uang tersebut di dalam lemari maupun laci warung.
Namun, kehilangan baru diketahui pada pagi atau keesokan harinya saat uang hendak digunakan untuk berbelanja maupun memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Kondisi itu kemudian memunculkan dugaan di tengah warga bahwa uang mereka hilang akibat teror tuyul.
alah seorang warga, Siti (34) mengatakan kejadian kehilangan uang dialami sejumlah penduduk di Desa Pondokrejo. Menurutnya, dalam sehari uang warga yang hilang bisa mencapai ratusan ribu rupiah.
“Iya, banyak uang warga yang hilang di rumah. Ada yang Rp2.000, Rp100.000. Satu hari biasanya ada yang hilang Rp200.000,” ujar Siti saat dikonfirmasi sejumlah wartawan, Jumat (17/7/2026).
Kejadian serupa juga dialami Uswatun Hasanah (40). Dia mengaku uang sebesar Rp100.000 yang sebelumnya disimpan di dalam lemari warung tiba-tiba tidak ditemukan.
“Uang di warung hilang Rp100.000. Disimpan dalam lemari. Nanti tahunya pas pagi,” katanya.
Rangkaian kehilangan uang tersebut membuat warga resah. Dugaan adanya tuyul pun ramai diperbincangkan lantaran uang hilang tanpa diketahui pemiliknya, meski sebelumnya telah disimpan di dalam rumah maupun warung.
Sebagai langkah antisipasi, warga memasang spanduk bertuliskan “Hati-Hati Anda Memasuki Daerah Rawan Tuyul, Hati-Hati Dengan Uang Anda” di salah satu pertigaan desa. Spanduk itu dipasang sebagai pengingat agar masyarakat lebih berhati-hati saat menyimpan uang.
Menanggapi kejadian ini, Kapolsek Tempurejo Iptu Christian Permana mengatakan, pihaknya sejauh ini belum menerima informasi maupun laporan resmi terkait dugaan kehilangan uang tersebut.
“Untuk sementara belum ada informasi atau laporan masuk ke polsek," kata Christian saat dikonfirmasi terpisah.
Sebagai langkah antisipasi dan meredam keresahan warga, ia menurunkan anggotanya untuk mendalami informasi soal tuyul tersebut.
"Akan kami turunkan Binmas Pondokrejo untuk menggali informasi ke warga sekitar,” tandasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan