Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Minggu, 19 JULI 2026 • 13:43 WIB

Bupati Lumajang Ajak Warga Pilah Sampah dari Rumah, Kunci Pengelolaan Sampah Berkelanjutan

Bupati Lumajang Ajak Warga Pilah Sampah dari Rumah, Kunci Pengelolaan Sampah Berkelanjutan

JATIM – Bupati Lumajang Indah Amperawati menegaskan bahwa keberhasilan pengelolaan sampah tidak hanya bergantung pada pembangunan fasilitas pengolahan, tetapi juga dimulai dari perubahan perilaku masyarakat dalam memilah dan mengelola sampah sejak dari rumah.

Hal tersebut disampaikan saat mendampingi kunjungan Deputi Bidang Pembangunan Kewilayahan Kementerian PPN/Bappenas, Medrilzam, dan Direktur Jenderal Bina Pembangunan Daerah Kementerian Dalam Negeri, Restuardy Daud, di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Lempeni, Kecamatan Tempeh, Sabtu (18/7/2026).

Bupati: Pengelolaan Sampah Harus Dimulai dari Hulu
Bupati yang akrab disapa Bunda Indah menjelaskan bahwa pembangunan infrastruktur pengelolaan sampah akan berjalan maksimal apabila dibarengi dengan meningkatnya kesadaran masyarakat untuk mengurangi, memilah, dan mengolah sampah dari sumbernya.

Menurutnya, perubahan pola pikir dan budaya masyarakat menjadi faktor utama dalam menciptakan sistem pengelolaan sampah yang berkelanjutan.

"Yang paling penting adalah perubahan tata kelola dan budaya masyarakat. Pengelolaan sampah harus dimulai dari hulu, mulai memilah, mengolah menjadi produk yang bernilai, hingga akhirnya memberikan manfaat ekonomi," ujarnya.

Sampah Memiliki Nilai Ekonomi
Bunda Indah menilai pola lama yang hanya berfokus pada kegiatan mengumpulkan, mengangkut, dan membuang sampah sudah tidak lagi efektif untuk menjawab tantangan lingkungan saat ini.

Ia menegaskan bahwa sampah seharusnya dipandang sebagai sumber daya yang masih memiliki nilai guna apabila dipilah dan diolah dengan benar.

Karena itu, Pemerintah Kabupaten Lumajang akan memperkuat edukasi kepada masyarakat agar kebiasaan memilah sampah dapat diterapkan sejak di lingkungan rumah tangga.

Langkah tersebut diharapkan mampu mengurangi volume sampah yang masuk ke tempat pemrosesan akhir sekaligus meningkatkan pemanfaatan sampah menjadi produk yang bernilai ekonomi.

Selain edukasi, pemerintah daerah juga berkomitmen menyediakan infrastruktur pendukung serta memenuhi berbagai persyaratan program yang ditetapkan pemerintah pusat dalam pengelolaan sampah.

Kemendagri Dorong Perubahan Sistem Pengelolaan Sampah
Pada kesempatan yang sama, Direktur Jenderal Bina Pembangunan Daerah Kementerian Dalam Negeri Restuardy Daud menekankan pentingnya perubahan sistem pengelolaan sampah di Indonesia.

Menurutnya, pola "kumpul, angkut, dan buang" harus bertransformasi menjadi sistem "pilah, olah, produk, dan jual" agar mampu memberikan manfaat yang lebih besar bagi lingkungan maupun perekonomian masyarakat.

Ia menjelaskan bahwa keberhasilan sistem tersebut bergantung pada tata kelola yang baik, kelembagaan yang kuat, pembiayaan yang berkelanjutan, serta keterlibatan aktif masyarakat dalam mengelola sampah sejak dari rumah.

Kolaborasi Pemerintah dan Masyarakat Jadi Kunci
Pemerintah Kabupaten Lumajang berharap kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan berbagai pemangku kepentingan dapat menciptakan sistem pengelolaan sampah yang lebih modern dan berkelanjutan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Berbagai Sumber

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Bupati Lumajang Ajak Warga Pilah Sampah dari Rumah, Kunci Pengelolaan Sampah Berkelanjutan

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!