Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Sabtu, 04 JULI 2026 • 17:11 WIB

Investasi Rp200 Miliar Masuk Banyuwangi, Pabrik Kemasan Kaleng Modern Resmi Beroperasi di Muncar

Investasi Rp200 Miliar Masuk Banyuwangi, Pabrik Kemasan Kaleng Modern Resmi Beroperasi di Muncar

JATIM – Iklim investasi di Kabupaten Banyuwangi kembali menunjukkan perkembangan positif. Sebuah pabrik kemasan kaleng modern dengan nilai investasi sekitar Rp200 miliar resmi beroperasi di Kecamatan Muncar, Banyuwangi. Kehadiran industri baru ini diproyeksikan membuka ratusan lapangan kerja sekaligus memperkuat sektor pengolahan hasil perikanan.

Peresmian pabrik dilakukan oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani pada Jumat (3/7/2026).

Pabrik tersebut dibangun melalui kolaborasi PT Sunrise Masami Internasional dengan investor asal Tiongkok. Acara peresmian juga dihadiri Chairman PT Sunrise Masami Internasional Eric Lam Wing Po beserta jajaran pemegang saham perusahaan.

Pabrik Kemasan Kaleng Banyuwangi Berkapasitas 600 Juta Unit per Tahun
Pabrik baru ini memiliki kapasitas produksi sekitar 600 juta kemasan kaleng per tahun atau setara 50 juta unit setiap bulan.

Produknya akan memasok kebutuhan industri pengolahan makanan, terutama sektor perikanan, baik untuk pasar domestik maupun ekspor. Kehadiran fasilitas ini juga diharapkan dapat mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap impor kemasan kaleng.

Khofifah: Investasi Perkuat Industri dan Hilirisasi
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengatakan investasi di sektor industri pengolahan memiliki peran penting dalam memperkuat industri substitusi impor dan mendukung program hilirisasi nasional.

Menurutnya, semakin banyak kebutuhan industri yang diproduksi di dalam negeri, semakin besar pula nilai tambah ekonomi yang dapat dinikmati masyarakat.

"Industri substitusi impor menjadi harapan baru. Setiap investasi akan mendorong pertumbuhan ekonomi, membuka lapangan kerja, sekaligus memperkuat hilirisasi industri," ujar Khofifah.

Ia berharap perusahaan terus berkembang sehingga mampu memenuhi kebutuhan pasar nasional sekaligus meningkatkan ekspor produk Indonesia.

Bupati Ipuk: Investasi Baru Buka Lapangan Kerja
Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani menyambut baik beroperasinya pabrik tersebut. Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Banyuwangi terus berupaya menciptakan iklim investasi yang kondusif agar semakin banyak investor menanamkan modalnya.

"Kehadiran investasi seperti ini akan membuka lapangan pekerjaan, mengurangi angka pengangguran, dan pada akhirnya ikut menekan angka kemiskinan di Banyuwangi," kata Ipuk.

Ia menambahkan, investasi di sektor pengolahan hasil laut sangat sesuai dengan potensi Banyuwangi sebagai salah satu daerah penghasil perikanan terbesar di Jawa Timur. Industri ini diharapkan mampu meningkatkan nilai tambah produk perikanan sekaligus memperkuat perekonomian masyarakat.

Produksi Lokal Kurangi Ketergantungan Impor
Perwakilan PT Sunrise Masami Internasional, Sherly Indrawati Aminoto, menjelaskan bahwa sebelum pabrik berdiri, hampir seluruh kebutuhan kemasan kaleng perusahaan masih bergantung pada impor.

Kini perusahaan memproduksi sendiri bodi dan tutup kaleng di Indonesia melalui kerja sama teknologi dengan mitra dari Tiongkok.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Dari Berbagai Sumber

BERITA TERBARU

Investasi Rp200 Miliar Masuk Banyuwangi, Pabrik Kemasan Kaleng Modern Resmi Beroperasi di Muncar

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!