Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Selasa, 23 JUNI 2026 • 10:32 WIB

Festival Seni Budaya Belah Jimat 2025 Masuk Kalender Event Jawa Timur, Dorong Wisata dan UMKM Kota Probolinggo

Festival Seni Budaya Belah Jimat 2025 Masuk Kalender Event Jawa Timur, Dorong Wisata dan UMKM Kota Probolinggo

JATIM – Festival Seni Budaya Belah Jimat kembali digelar meriah di Kelurahan Mangunharjo, Kecamatan Mayangan, Kota Probolinggo. Event budaya tahunan yang menjadi kebanggaan masyarakat ini tidak hanya masuk dalam 160 Kalender Event Kota Probolinggo 2025, tetapi juga telah tercatat dalam Kalender Event Provinsi Jawa Timur.

Puncak Festival Seni Budaya Belah Jimat berlangsung di halaman GOR Tri Dharma pada Minggu (21/6) pagi dan dihadiri langsung oleh Wali Kota Probolinggo, Dokter Aminuddin, bersama Ketua TP PKK Kota Probolinggo, Dokter Evariani.

Dalam sambutannya, Wali Kota Aminuddin menyampaikan bahwa Festival Belah Jimat memiliki potensi besar untuk berkembang menjadi destinasi wisata budaya unggulan di Kota Probolinggo.

“Festival Belah Jimat kini telah masuk dalam kalender event Provinsi Jawa Timur. Ke depan, kegiatan ini akan terus ditingkatkan agar menjadi salah satu destinasi wisata yang menarik minat wisatawan lokal maupun mancanegara,” ujarnya.

Mengangkat Tema Kesejahteraan dan Doa untuk Masyarakat
Pada penyelenggaraan tahun ini, Festival Seni Budaya Belah Jimat mengusung tema “Winangun Kerta Kinarya Japa”, yang memiliki makna membangun kesejahteraan masyarakat melalui karya, usaha, dan doa yang dipanjatkan bersama.

Wali Kota Aminuddin mengapresiasi seluruh pihak yang telah berperan dalam menyukseskan acara tersebut. Menurutnya, festival ini menjadi momentum penting untuk mempererat kebersamaan sekaligus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Upaya Melestarikan Budaya dan Sejarah Kota Probolinggo
Festival Belah Jimat tidak hanya menjadi hiburan bagi masyarakat, tetapi juga berfungsi sebagai sarana edukasi budaya dan pelestarian sejarah Kota Probolinggo, khususnya di wilayah Kelurahan Mangunharjo.

Melalui kegiatan ini, masyarakat diajak untuk mengenal kembali nilai-nilai budaya lokal serta menjaga identitas daerah. Selain itu, festival juga menjadi wadah untuk mengembangkan potensi ekonomi masyarakat melalui promosi produk UMKM setempat.

Rangkaian Kegiatan Sejak 1 Suro
Lurah Mangunharjo, Ikromi Wida Utama, menjelaskan bahwa rangkaian Festival Belah Jimat telah dimulai sejak peringatan 1 Suro atau 1 Muharram.

Beberapa kegiatan yang dilaksanakan antara lain khotmil Quran, ziarah ke makam Bupati Djoyolelono, Bupati Joyonegoro, dan para kepala desa terdahulu. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan istigasah, jamasan kentongan Kiai Lembu Suro, hingga puncak festival budaya.

“Puncak acara berupa pawai budaya kesenian rakyat dan bazar UMKM Mangunharjo. Kegiatan yang dikelola Pokmas Teja Arum ini melibatkan sekitar 500 peserta, menampilkan 16 atraksi budaya dan 15 stan UMKM dari 17 RW di Kelurahan Mangunharjo,” jelas Ikromi.

Ia menambahkan bahwa pelaksanaan festival didukung oleh dana APBD serta swadaya masyarakat dari masing-masing RW.

Pawai Budaya dan UMKM Meriahkan Festival Belah Jimat
Berbagai pertunjukan seni dan budaya turut memeriahkan puncak Festival Belah Jimat 2025. Di antaranya arakan kentongan, festival kostum tradisional, musik duk-duk, pawai Bhinneka Tunggal Ika, kampanye gemar makan ikan, ogoh-ogoh, tari tradisional dan modern, hingga fashion show batik karya warga Rusunawa Bestari.

Selain menjadi ajang pelestarian budaya, kegiatan ini juga menjadi sarana promosi produk UMKM lokal yang diharapkan mampu meningkatkan perekonomian masyarakat Kelurahan Mangunharjo dan Kota Probolinggo secara umum.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Dari Berbagai Sumber

BERITA TERBARU

Festival Seni Budaya Belah Jimat 2025 Masuk Kalender Event Jawa Timur, Dorong Wisata dan UMKM Kota Probolinggo

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!