
JATIM – Kabupaten Banyuwangi dipercaya menjadi tuan rumah penyelenggaraan Forum Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Indonesia Provinsi Jawa Timur yang berlangsung pada 11–12 Juni 2026. Kegiatan ini menjadi ajang penting bagi para kepala Bappeda kabupaten dan kota se-Jawa Timur untuk memperkuat koordinasi serta mempercepat pembangunan daerah yang terintegrasi.
Forum yang digelar selama dua hari tersebut dihadiri seluruh Kepala Bappeda se-Jawa Timur dan dipimpin langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Bappeda Jawa Timur, Mohammad Yasin.
Forum Bappeda Jawa Timur Perkuat Sinkronisasi Program Pembangunan
Plt Kepala Bappeda Jawa Timur Mohammad Yasin menjelaskan bahwa Forum Bappeda Indonesia Jatim merupakan agenda rutin yang dilaksanakan dua kali setiap tahun. Kegiatan ini bertujuan memperkuat sinergi antar daerah dalam menyusun dan menjalankan program pembangunan yang selaras dengan kebijakan pemerintah pusat.
Menurut Yasin, forum tersebut menjadi ruang koordinasi strategis bagi seluruh Bappeda kabupaten dan kota di Jawa Timur untuk membahas berbagai isu perencanaan pembangunan, termasuk penyelarasan program daerah dengan agenda pembangunan nasional.
“Forum ini menjadi wadah bagi pemerintah daerah untuk berdiskusi dan mencari solusi atas berbagai tantangan pembangunan yang belum dapat diselesaikan di tingkat daerah. Hasil pembahasan nantinya akan menjadi bahan penyusunan dokumen perencanaan pembangunan tahun berikutnya,” ujarnya saat bertemu Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani di Pendopo Sabha Swagatha, Jumat (12/6/2026).
Pertemuan tersebut juga dihadiri Wakil Bupati Banyuwangi Mujiono serta Sekretaris Daerah Banyuwangi Suyanto Waspo Tondo Wicaksono.
Banyuwangi Dinilai Sukses Menggerakkan Ekonomi dan Pariwisata
Dalam kesempatan itu, Mohammad Yasin turut memberikan apresiasi terhadap perkembangan pembangunan di Banyuwangi. Ia menilai sektor pariwisata Banyuwangi terus menunjukkan pertumbuhan positif dan menjadi salah satu destinasi unggulan di Jawa Timur.
Yasin mengungkapkan tingginya minat wisatawan yang berkunjung ke Banyuwangi menjadi indikator kuat bahwa roda perekonomian daerah berjalan dengan baik.
“Saya melihat langsung perkembangan pariwisata Banyuwangi yang sangat pesat. Penerbangan dari Jakarta menuju Banyuwangi selalu ramai, begitu juga berbagai destinasi wisata yang tetap dipadati pengunjung, bahkan pada hari kerja. Ini menunjukkan ekonomi daerah terus tumbuh dan berkembang,” katanya.
Ia berharap Banyuwangi dapat terus menjadi salah satu motor penggerak pertumbuhan ekonomi Jawa Timur melalui sektor pariwisata dan berbagai inovasi pembangunan lainnya.
Bupati Ipuk: Bappeda Berperan Penting dalam Kemajuan Daerah
Sementara itu, Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani menyampaikan apresiasi atas kehadiran para kepala Bappeda dan jajaran dari seluruh kabupaten/kota di Jawa Timur.
Menurut Ipuk, Bappeda memiliki peran strategis dalam menentukan arah pembangunan daerah karena bertugas merumuskan kebijakan, menghubungkan berbagai sektor pembangunan, serta memastikan penggunaan anggaran berjalan efektif dan tepat sasaran.
“Dengan dukungan data yang akurat, Bappeda mampu memastikan setiap kebijakan disusun berdasarkan analisis yang tepat. Selain itu, Bappeda juga menjadi motor inovasi yang mampu menjawab tantangan pembangunan baik di tingkat lokal maupun global,” ujar Ipuk.
Sinergi Antar Daerah Kunci Kemajuan Jawa Timur
Ipuk berharap Forum Bappeda Jawa Timur yang digelar di Banyuwangi dapat semakin memperkuat kolaborasi antar daerah dalam mewujudkan pembangunan yang merata dan berkelanjutan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Dari Berbagai Sumber