Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Rabu, 18 FEBRUARI 2026 • 03:47 WIB

Lomba Budidaya Semangka Se-Tapal Kuda di Jember Ungkap Produktivitas Naik 34 Persen di Musim Hujan

Lomba Budidaya Semangka Se-Tapal Kuda di Jember Ungkap Produktivitas Naik 34 Persen di Musim HujanPetani saat berada diatas panggung

JATIM – Lomba budidaya semangka bertajuk “Pestani Semangka Tapal Kuda” yang digelar di Desa Mayangan, Kecamatan Gumukmas, Kabupaten Jember, Selasa (17/2/2026), mengungkap adanya peningkatan produktivitas hingga 34 persen di tengah cuaca ekstrem dan curah hujan tinggi.

Kegiatan ini melibatkan petani dari Jember, Lumajang, dan Banyuwangi, serta diakhiri dengan panen raya dan pemberian apresiasi kepada peserta dengan hasil terbaik.

Lomba Budidaya Semangka Se-Tapal Kuda di Jember Ungkap Produktivitas Naik 34 Persen di Musim HujanDirektur Keuangan dan Umum PT Petrokimia Gresik, Adityo Wibowo

Direktur Keuangan dan Umum PT Petrokimia Gresik, Adityo Wibowo, menjelaskan bahwa lomba tersebut digelar sebagai bentuk pendampingan budidaya semangka menjelang Ramadan, saat permintaan pasar cenderung meningkat. Namun, periode tersebut sering bertepatan dengan musim hujan yang berisiko menurunkan hasil panen. 

“Selama perlombaan, para petani mendapatkan pendampingan teknis sejak penanaman, perawatan hingga panen. Harapannya, dengan penerapan budidaya yang tepat, tanaman semangka lebih tahan terhadap curah hujan tinggi dan produktivitas tetap terjaga,” ujar Adit.

Penilaian lomba dilakukan berdasarkan tiga aspek, yakni berat buah, tingkat kemanisan (Brix), serta dokumentasi proses budidaya. Selain itu, dilakukan juga uji demonstration plot (demplot) sebagai pembanding penerapan metode budidaya yang direkomendasikan.

Dari hasil demplot di kawasan Tapal Kuda, produktivitas tercatat mencapai 63 ton per hektare, meningkat dari sebelumnya 47 ton per hektare pada kondisi cuaca ekstrem.

Tingkat kemanisan buah juga mencapai 12 Brix, di atas rata-rata standar 10 Brix. Masa polinasi dilaporkan lebih cepat 2–5 hari, dengan tekstur buah lebih padat. Adit menyebutkan, hasil panen semangka dari wilayah Tapal Kuda dipasarkan ke sejumlah daerah seperti Surabaya, Semarang, Jakarta, Lampung, hingga Bali untuk ukuran tertentu.

Menurutnya, peningkatan hasil panen berpotensi berdampak pada pendapatan petani, khususnya di momen Ramadan ketika permintaan relatif tinggi. Salah satu peserta lomba asal Jember, Egal, mengatakan program tersebut membantu petani menghadapi tantangan musim hujan.

“Pendampingan yang diberikan cukup membantu kami dalam perawatan tanaman. Hasil panen tahun ini lebih baik dibanding sebelumnya, sehingga pendapatan juga ikut meningkat,” ujarnya.

Sementara itu, Asisten Bidang Perekonomian Pemkab Jember, Ratno Cahyo Sembodo, yang hadir mewakili Bupati Jember Muhammad Fawait, menilai keberhasilan panen tidak lepas dari kerja keras petani sejak pengolahan lahan hingga perawatan harian.

“Panen raya ini merupakan hasil kerja keras para petani dan semua pihak yang terlibat. Kami berharap Desa Mayangan bisa berkembang menjadi sentra semangka di Jember serta memperkuat kolaborasi dengan daerah lain,” katanya.

Melalui kegiatan tersebut, diharapkan praktik budidaya yang dinilai efektif dapat diterapkan lebih luas oleh petani di kawasan Tapal Kuda guna menjaga produktivitas di tengah tantangan perubahan cuaca.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Lomba Budidaya Semangka Se-Tapal Kuda di Jember Ungkap Produktivitas Naik 34 Persen di Musim Hujan

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!