Jumat, 26 JUNI 2026 • 11:18 WIB

Baznas dan Pemkab Probolinggo Santuni 1.215 Anak Yatim pada Gebyar 10 Muharram 1448 Hijriah

Author

JATIM – Momentum 10 Muharram 1448 Hijriah dimanfaatkan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Probolinggo bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo untuk berbagi kebahagiaan dengan anak-anak yatim. Melalui program Gebyar 10 Muharram, sebanyak 1.215 anak yatim dan piatu dari berbagai kecamatan menerima santunan sebagai bentuk kepedulian sosial dan dukungan bagi masa depan mereka.

Penyaluran santunan secara simbolis dilaksanakan di Pendopo Kecamatan Kraksaan, Kamis (25/6/2026). Pada tahap awal, sebanyak 115 anak yatim dari wilayah Korwil Bidang Pendidikan dan Kebudayaan (Dikdaya) Kecamatan Kraksaan dan Krejengan menerima bantuan secara langsung. Selanjutnya, penyaluran dilakukan secara bertahap melalui 22 Korwil Dikdaya di seluruh Kabupaten Probolinggo.

Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Kabupaten Probolinggo Syamsul Huda mewakili Bupati Probolinggo, Wakil Ketua TP PKK Kabupaten Probolinggo Ning Umi Hani'ah Fahmi AHZ, Ketua Baznas Kabupaten Probolinggo H. Ahmad Muzammil, jajaran komisioner Baznas, serta sejumlah pejabat daerah dan pendamping anak yatim.

Dalam program ini, setiap anak menerima bantuan berupa uang tunai dan konsumsi. Untuk jenjang TK dan SD, bantuan yang diberikan sebesar Rp200 ribu, terdiri dari uang saku Rp175 ribu dan konsumsi Rp25 ribu. Sementara untuk jenjang SMP, masing-masing anak menerima Rp300 ribu, yang terdiri dari uang saku Rp275 ribu dan konsumsi Rp25 ribu.

Santunan Muharram Jadi Program Rutin Baznas Kabupaten Probolinggo
Ketua Baznas Kabupaten Probolinggo, H. Ahmad Muzammil, mengatakan santunan anak yatim pada bulan Muharram merupakan agenda tahunan yang terus dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian terhadap anak-anak yang membutuhkan perhatian.

"Momentum 10 Muharram menjadi pengingat bagi kita semua untuk memperbanyak amal kebaikan. Salah satunya dengan menyantuni anak yatim sebagaimana yang dianjurkan Rasulullah SAW," ujarnya.

Menurut Muzammil, program ini tidak hanya bertujuan memberikan bantuan materi, tetapi juga menghadirkan semangat dan kebahagiaan bagi anak-anak yang telah kehilangan orang tua.

"Kami ingin mereka merasakan bahwa masih banyak masyarakat yang peduli dan siap mendukung mereka meraih masa depan yang lebih baik," katanya.

Tahun ini, Baznas menyalurkan bantuan dalam bentuk uang tunai agar lebih fleksibel dan dapat digunakan sesuai kebutuhan masing-masing penerima.

Ia juga berharap penghimpunan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) dari masyarakat terus meningkat sehingga manfaat yang diberikan kepada anak yatim dapat semakin besar pada tahun-tahun mendatang.

"Kami berharap semakin banyak masyarakat yang menunaikan zakat melalui Baznas. Dengan begitu, bantuan yang diberikan kepada anak-anak yatim juga dapat terus meningkat," tambahnya.

Pemkab Probolinggo Apresiasi Kepedulian Baznas
Wakil Ketua TP PKK Kabupaten Probolinggo, Ning Umi Hani'ah Fahmi AHZ, mengapresiasi konsistensi Baznas dalam menjalankan program sosial yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.

Menurutnya, penyaluran santunan kepada lebih dari seribu anak yatim membuktikan bahwa dana zakat, infak, dan sedekah yang dihimpun telah dikelola secara amanah dan tepat sasaran.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada Baznas Kabupaten Probolinggo yang terus menjadi mitra pemerintah dalam membantu masyarakat yang membutuhkan, khususnya anak-anak yatim," ujarnya.

Ning Hani juga memberikan motivasi kepada para penerima bantuan agar tetap semangat belajar, rajin beribadah, dan terus berusaha meraih cita-cita.

"Jangan pernah menyerah. Teruslah belajar, rajin mengaji, dan yakinlah bahwa masa depan yang cerah bisa diraih dengan usaha dan doa," pesannya.

Santunan Anak Yatim Wujud Kepedulian Sosial
Sementara itu, Kepala Bagian Kesra Setda Kabupaten Probolinggo, Syamsul Huda, menyampaikan bahwa Gebyar Muharram tahun ini menjadi awal dari rangkaian penyaluran santunan di beberapa wilayah hingga seluruh penerima memperoleh haknya.

"Kegiatan ini akan dilaksanakan secara bertahap di beberapa kecamatan. Semoga santunan yang diberikan membawa kebahagiaan sekaligus keberkahan bagi anak-anak yatim dan seluruh pihak yang terlibat," katanya.

Menurut Syamsul, perhatian kepada anak yatim merupakan bagian dari implementasi nilai-nilai kemanusiaan dan ajaran agama yang mengajarkan pentingnya berbagi kepada sesama.

"Anak-anak yatim memiliki hak yang sama untuk mendapatkan pendidikan, perhatian, dan kesempatan meraih masa depan yang lebih baik. Karena itu, kepedulian terhadap mereka harus terus kita jaga bersama," tegasnya.

Ia juga mengajak masyarakat, para muzaki, dan para donatur untuk terus menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui Baznas agar semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaatnya.

"Dengan semakin besarnya partisipasi masyarakat dalam berzakat dan bersedekah, semakin luas pula manfaat yang dapat diberikan kepada warga yang membutuhkan. Semoga semangat berbagi di bulan Muharram ini terus tumbuh dan memperkuat kepedulian sosial di Kabupaten Probolinggo," pungkasnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Dari Berbagai Sumber

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU