Haul ke-53 Habib Hadi Al-Haddar di Banyuwangi Dihadiri Ratusan Jamaah, Bupati Ipuk Mohon Doa untuk Keselamatan Daerah
JATIM – Ratusan jamaah menghadiri peringatan haul ke-53 ulama kharismatik Habib Hadi bin Abdullah Al-Haddar yang digelar di kawasan Lateng, Banyuwangi, Minggu (21/6/2026). Acara tersebut berlangsung khidmat dan dihadiri para habaib, kiai, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta sejumlah pejabat daerah.
Peringatan haul ini menjadi momentum penting bagi masyarakat Banyuwangi untuk mengenang jasa dan perjuangan Habib Hadi Al-Haddar dalam menyebarkan ajaran Islam di wilayah yang dikenal sebagai Bumi Blambangan.
Bupati Banyuwangi Titip Doa untuk Keselamatan dan Kemajuan Daerah
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, turut hadir dan menyampaikan harapannya agar Banyuwangi senantiasa mendapatkan perlindungan serta keberkahan dari Allah SWT.
Di hadapan keluarga besar Habib Hadi Al-Haddar dan para jamaah yang hadir, Ipuk memohon doa untuk keselamatan masyarakat Banyuwangi dari berbagai tantangan dan cobaan yang dihadapi.
"Semoga Banyuwangi selalu berada dalam lindungan Allah SWT, dijauhkan dari berbagai musibah, serta diberikan keberkahan dan kesejahteraan bagi seluruh masyarakat," ujar Ipuk.
Harapkan Dukungan Ulama dan Tokoh Agama
Selain memohon doa untuk daerah, Ipuk juga meminta dukungan spiritual agar dapat menjalankan amanah sebagai kepala daerah dengan baik.
Menurutnya, berbagai tantangan pembangunan saat ini tidak hanya membutuhkan kerja keras dan strategi yang matang, tetapi juga dukungan doa dari para ulama, habaib, kiai, dan seluruh tokoh agama.
Ia menjelaskan bahwa kondisi saat ini menghadirkan berbagai tantangan, mulai dari keterbatasan anggaran hingga dinamika ekonomi yang semakin kompleks. Oleh karena itu, sinergi antara pemerintah dan masyarakat sangat dibutuhkan.
"Dukungan doa dari para ulama dan tokoh agama menjadi kekuatan penting dalam menjalankan amanah untuk membangun Banyuwangi yang lebih baik," katanya.
Kerukunan Masyarakat Banyuwangi Harus Terus Dijaga
Dalam sambutannya, Ipuk juga mengapresiasi kehidupan masyarakat Banyuwangi yang selama ini dikenal harmonis dan penuh toleransi.
Menurutnya, keberagaman suku, agama, dan budaya yang ada di Banyuwangi menjadi kekuatan besar dalam menjaga persatuan dan mempercepat pembangunan daerah.
Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga kerukunan, kebersamaan, dan semangat gotong royong yang selama ini telah menjadi ciri khas masyarakat Banyuwangi.
"Kedamaian dan persatuan yang sudah terjalin dengan baik harus terus dirawat agar tidak mudah terpecah oleh berbagai kepentingan yang dapat mengganggu keharmonisan masyarakat," ungkapnya.
Mengenang Perjuangan Habib Hadi Al-Haddar
Habib Hadi bin Abdullah Al-Haddar dikenal sebagai salah satu ulama berpengaruh di Banyuwangi. Lahir pada tahun 1908, beliau mendedikasikan hidupnya untuk berdakwah dan menyebarkan nilai-nilai Islam di tengah masyarakat.
Selain aktif dalam kegiatan dakwah, Habib Hadi juga dikenal berperan dalam pembangunan berbagai masjid bersama masyarakat. Kontribusinya tersebut menjadikan beliau sebagai sosok yang dihormati dan dikenang hingga saat ini.
Melalui peringatan haul ke-53 ini, masyarakat tidak hanya mengenang perjuangan beliau dalam menyebarkan ajaran agama, tetapi juga meneladani nilai-nilai kebersamaan, kepedulian sosial, dan semangat membangun umat yang diwariskannya.
Haul Habib Hadi Jadi Ajang Silaturahmi dan Penguatan Ukhuwah
Peringatan haul Habib Hadi Al-Haddar setiap tahun tidak hanya menjadi agenda keagamaan, tetapi juga menjadi sarana mempererat silaturahmi antarulama, tokoh masyarakat, pemerintah daerah, dan warga Banyuwangi.
Kegiatan ini diharapkan dapat terus memperkuat ukhuwah Islamiyah serta menjaga tradisi keagamaan yang telah berkembang di Banyuwangi selama puluhan tahun.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Dari Berbagai Sumber