Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Senin, 15 JUNI 2026 • 10:31 WIB

Ribuan Warga Banyuwangi Saksikan Wayang Kulit Sambut Hari Bhayangkara ke-80 di Taman Blambangan

Ribuan Warga Banyuwangi Saksikan Wayang Kulit Sambut Hari Bhayangkara ke-80 di Taman Blambangan

JATIM – Ribuan masyarakat memadati Taman Blambangan Banyuwangi pada Sabtu malam (13/6/2026) untuk menyaksikan pagelaran wayang kulit yang digelar dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-80. Kegiatan budaya tersebut menjadi sarana mempererat hubungan antara kepolisian dan masyarakat sekaligus melestarikan seni tradisional yang menjadi warisan budaya Indonesia.

Antusiasme warga terlihat sejak awal acara. Masyarakat dari berbagai kecamatan di Banyuwangi hadir untuk menikmati pertunjukan wayang kulit yang menghadirkan dalang ternama Ki MPP Bayu Aji dengan lakon berjudul "Pandawa Mbangun Praja".

Wayang Kulit Jadi Media Edukasi dan Pelestarian Budaya
Pertunjukan yang berlangsung hingga larut malam itu tidak hanya menyajikan hiburan rakyat, tetapi juga mengandung pesan moral, nilai kepemimpinan, serta semangat kebangsaan yang relevan dengan kehidupan masyarakat saat ini.

Hadir dalam acara tersebut Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nanang Avianto, Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani, Wakil Bupati Mujiono, Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Rofiq Ripto Himawan, Ketua DPRD Banyuwangi I Made Cahyana Negara, jajaran Forkopimda, tokoh agama, tokoh masyarakat, hingga berbagai organisasi kemasyarakatan.

Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nanang Avianto mengatakan bahwa wayang kulit memiliki makna lebih dari sekadar hiburan. Menurutnya, seni pewayangan menjadi media untuk menyampaikan pesan kehidupan, nilai moral, serta refleksi dalam membangun kehidupan bermasyarakat yang lebih baik.

“Lakon Pandawa Mbangun Praja memiliki makna yang sangat relevan dengan semangat menyambut Hari Bhayangkara ke-80 dan komitmen Polri dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujarnya.

Nilai Kepemimpinan Pandawa Sejalan dengan Semangat Polri
Dalam kisah pewayangan, tokoh Pandawa dikenal sebagai simbol kepemimpinan yang menjunjung tinggi keadilan, kebenaran, dan pengabdian kepada rakyat. Nilai-nilai tersebut dinilai selaras dengan semangat Polri yang terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Kapolda menjelaskan bahwa tema besar "Polri Untuk Masyarakat" menjadi wujud komitmen institusi kepolisian untuk selalu hadir memberikan rasa aman, melindungi masyarakat, serta menegakkan keadilan.

Menurutnya, anggota Polri diharapkan mampu menjadi pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat yang bekerja dengan penuh integritas dan dedikasi.

Semangat Jogo Jawa Timur Perkuat Kebersamaan
Lebih lanjut, Kapolda menyebut filosofi dalam lakon "Pandawa Mbangun Praja" juga sejalan dengan program Semangat Jogo Jawa Timur, yang menekankan pentingnya gotong royong dan kolaborasi seluruh elemen masyarakat.

Program tersebut mengajak aparat pemerintah, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan warga untuk bersama-sama menjaga persatuan serta menciptakan lingkungan yang aman dan harmonis.

“Melalui Semangat Jogo Jawa Timur, kita bersama-sama menjaga daerah dari berbagai ancaman seperti perpecahan, penyebaran hoaks, dan sikap intoleransi,” katanya.

Bupati Banyuwangi Apresiasi Upaya Pelestarian Budaya
Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani memberikan apresiasi atas terselenggaranya pagelaran wayang kulit yang diinisiasi oleh Polresta Banyuwangi. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi contoh bagaimana budaya tradisional dapat terus hidup dan tetap diminati masyarakat di tengah perkembangan teknologi dan modernisasi.

Ipuk menilai acara budaya seperti wayang kulit juga berperan penting dalam menanamkan nilai kebangsaan, gotong royong, dan persatuan kepada generasi muda.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Dari Berbagai Sumber

BERITA TERBARU

Ribuan Warga Banyuwangi Saksikan Wayang Kulit Sambut Hari Bhayangkara ke-80 di Taman Blambangan

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!