JATIM - Kentang dikenal luas sebagai makanan pokok alternatif pengganti nasi. Di balik bentuknya yang sederhana, kentang ternyata menyimpan beragam kandungan gizi yang penting bagi kesehatan tubuh.
Menurut ahli gizi dari Kementerian Kesehatan RI, kentang merupakan sumber karbohidrat kompleks yang tidak hanya memberikan energi, tetapi juga mengandung berbagai vitamin dan mineral penting. Dalam satu buah kentang ukuran sedang (sekitar 150 gram), terkandung sekitar 110 kalori, 26 gram karbohidrat, 3 gram protein, serta berbagai zat gizi mikro seperti vitamin C, vitamin B6, kalium, dan magnesium.
“Banyak yang belum tahu bahwa kentang mengandung kalium lebih tinggi daripada pisang. Kalium sangat penting untuk menjaga tekanan darah tetap stabil dan mendukung fungsi jantung,” ujar dr. Sinta Pramesti, ahli gizi klinis.
Selain itu, kentang juga mengandung serat yang cukup tinggi jika dikonsumsi bersama kulitnya. Serat ini bermanfaat untuk melancarkan pencernaan dan mencegah sembelit. Vitamin C yang terkandung dalam kentang juga berperan penting dalam meningkatkan daya tahan tubuh dan mempercepat proses penyembuhan luka.
Namun, dr. Sinta mengingatkan bahwa manfaat kentang bisa berkurang jika cara pengolahannya tidak tepat. Kentang yang digoreng dengan banyak minyak, seperti kentang goreng atau keripik, justru dapat meningkatkan asupan lemak jenuh dan kalori.
“Cara terbaik mengonsumsi kentang adalah dengan direbus, dikukus, atau dipanggang tanpa menambahkan terlalu banyak garam, mentega, atau saus tinggi lemak,” tambahnya.
Dengan kandungan gizi yang lengkap dan kalori yang relatif rendah, kentang layak menjadi pilihan makanan sehat bagi masyarakat Indonesia, terutama bagi mereka yang sedang menjalani pola makan seimbang atau program penurunan berat badan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Dari Berbagai Sumber