Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Selasa, 15 JULI 2025 • 13:27 WIB

Rumah Pengrajin Kayu Ludes Terbakar, Kerugian Capai Rp 500 Juta

Rumah Pengrajin Kayu Ludes Terbakar, Kerugian Capai Rp 500 JutaUpaya Petugas Damkar Padamkan Api Kebakaran Rumah Pengrajin Kayu. 

JATIM – Sebuah rumah yang difungsikan sebagai tempat produksi dan gudang pengrajin kayu di Dusun Balung Tutul, Kecamatan Balung, Kabupaten Jember, Jawa Timur, ludes dilalap si jago merah, Senin (14/7/2025) malam. 

Kebakaran itu terjadi sekitar pukul 23.26 WIB dan baru bisa dipadamkan sekitar pukul 04.30 WIB Selasa (15/7/2025) pagi, atau setelah proses pemadaman berlangsung selama hampir lima jam.

Kerugian akibat insiden ini ditaksir mencapai Rp 500 juta. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun proses pemadaman terkendala sejumlah persoalan teknis, mulai dari keterbatasan bahan bakar kendaraan pemadam hingga sulitnya akses menuju titik api.

“Kendalanya cukup banyak. Api sangat besar dan berada di bawah tumpukan genteng-genteng yang sudah berjatuhan, sehingga kami (anggota damkar) harus memilah dan menyingkirkan genteng satu per satu agar air bisa menjangkau sumber api,” ujar Aris Setiawan, anggota Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Mako A Pemkab Jember, saat dikonfirmasi, Selasa (15/7/2025).

Aris menjelaskan, total 12 personel damkar dikerahkan ke lokasi. Mereka berasal dari Posko Rambi Puji, Posko Ambulu, dan Mako Damkar Jember yang beralamat di Jalan Danau Toba. Sebanyak tiga unit mobil pemadam kebakaran diterjunkan. Namun proses pemadaman tidak berjalan mulus karena kobaran api yang begitu besar menyulitkan petugas untuk memadamkan api, apalagi sejumlah unit terkendala bahan bakar alkon yang nyaris habis.

“Waktu kejadian kebakaran sebenarnya wilayahnya Posko Ambulu, tapi mereka tidak bisa langsung berangkat karena stok BBM solar sangat tipis. Takutnya kehabisan di tengah jalan. Akhirnya minta bantuan ke Posko Rambipuji. Tapi Rambipuji juga sedang ada evakuasi lain. Lalu mereka minta bantuan ke Mako Damkar Jember. Baru setelah itu Rambipuji menyusul ke lokasi,” jelas Aris.

Petugas dari Mako Jember pun meluncur ke lokasi. Namun karena informasi dari pelapor tidak lengkap terkait sharelock juga sempat terjadi kebingungan mencari titik kebakaran.

“Kami sempat kebingungan. Sampai berhenti di pertigaan utaranya RS Balung karena tidak ada sharelok dari pelapor. Baru setelah warga memberi tahu, dan sharelok dikirim, kami bisa sampai ke lokasi,” sambungnya.

Diketahui dari lokasi kejadian, kebakaran besar itu menyebabkan bangunan rumah yang juga gudang berukuran sekitar 15x15 meter ludes hangus terbakar.  

Karena banyaknya kendala teknis, bangunan tersebut sudah hampir seluruhnya habis terbakar saat damkar tiba.

“Gudang aslinya baru dibangun, tapi barang-barang lama belum sempat dipindahkan. Jadi semuanya ikut terbakar,” kata Aris.

Diakui oleh Aris, dalam proses pemadaman dan pendinginan kebakaran. Sejumlah persoalan dan kendala juga terjadi. 

Kata Aris, alkon (alat pompa air) milik posko Rambipuji mengalami gangguan. Salah satu unit juga terkendala karena alkonnya bermasalah dan nyiksa (berat saat dipakai). Ditambah kondisi truk damkar yang rata-rata sudah tua dan rawan mogok.

“Untung warga ikut membantu. Mereka bantu suplai BBM Alkon sekitar 5–10 liter untuk dua alkon. Itu sangat membantu karena stok kami di kendaraan benar-benar minim,” ungkap Aris.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan

BERITA TERBARU

Rumah Pengrajin Kayu Ludes Terbakar, Kerugian Capai Rp 500 Juta

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!