Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Selasa, 08 JULI 2025 • 14:40 WIB

Viral Video Bupati Jember Marah-Marah di Depan Petugas KAI, Soal Perlintasan Kereta

Viral Video Bupati Jember Marah-Marah di Depan Petugas KAI, Soal Perlintasan KeretaBupati Jember Fawait Saat Memarahi Petugas KAI.

JATIM - Viral video berdurasi satu menit, menunjukkan Bupati Jember Muhammad Fawait menunjukkan ekspresi marah kepada petugas PT. KAI Daop 9 Jember. 

Bupati Fawait menunjukkan ekspresi marah itu, karena merasa kecewa dengan seringnya terjadi kecelakaan kendaraan khususnya roda dua di perlintasan rel kereta api wilayah Desa Pecoro, Kecamatan Rambipuji, Jember.

Di perlintasan tersebut dinilai jalannya rusak Antara permukaan rel dengan aspal jalan. Sehingga menyebabkan terjadi kecelakaan lalu lintas, terlebih saat terjadi hujan.

Dari penelusuran yang dilakukan. Video itu terjadi Senin (7/7/2025) kemarin. Saat itu Bupati Fawait sedang melakukan sidak. Menanggapi keluhan masyarakat, yang disampaikan lewat platform medsos Wadul Gus'e.

Di situ, Bupati Fawait tampak didampingi Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah Jupriono, Wakil Ketua Tim Pengarah Percepatan Pembangunan Daerah Dima Akhyar, dan sejumlah aparatur sipil negara.

"Mana tidak lanjut sampeyan? KAI ini dibayar negara. Sampeyan bertanggung jawab (kepada) kepala daerah. Dari tadi saya sudah ngomong baik-baik. Tapi sampeyan menghindar-menghindar terus. Semua saksinya," kata Fawait dalam video tersebut.

Dalam video tersebut pria yang akrab disapa Gus Bupati itu menunjukkan ekspresi marah saat berdialog dengan petugas KAI, yakni Asisten Manajer Hukum PT KAI Daop 9 Setyo Yulianto.

"Iya, Pak. Saya paham. Saya dibayar negara," kata Setyo.

Tidak cukup dengan jawaban yang disampaikan. Bupati Fawait juga mempertanyakan tindak lanjut atas surat koordinasinya dengan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional dan PT ΚΑΙ Daerah Operasi 9 untuk perbaikan jalan di perlintasan rel tersebut pada 28 Mei 2025.

"Loh kok bisa ada surat gak nerima. Terus ini dibiarkan begitu saja. Kalau (ada kecelakaan) naik motor, kalau jatuh siapa yang tanggung jawab? Sampeyan?" ujarnya dengan nada tinggi sembari menudingkan jari di depan wajah petugas KAI tersebut.

Setyo pun kembali menjawab, dengan menegaskan jika dirinya belum menerima surat yang dimaksud. Sehingga nantinya dilanjutkan dengan proses audiensi.

"Saya belum menerima suratnya. Kalau saya sudah menerima, saya sampaikan sudah menerima. Saya cek dulu, saya konfirmasi dulu. Kemudian audiensi," kata Setyo.

Jawaban itupun, tidak membuat Bupati Fawait puas. "Audiensi-audiensi, saya suruh audiensi ke sampeyan. Sampeyan ke saya. Bukan saya kesampean. Sampeyan di tanah Jember ini," ujar Bupati Fawait dengan nada semakin tinggi.

“Kalau ngomong kewenangan, sampeyan BUMN. Dari tadi saya ngomong baik-baik lho,” imbuhnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan

BERITA TERBARU

Viral Video Bupati Jember Marah-Marah di Depan Petugas KAI, Soal Perlintasan Kereta

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!