JATIM - Memenuhi kebutuhan protein harian tidak harus mahal. Sejumlah bahan makanan yang mudah ditemukan di pasar tradisional maupun swalayan ternyata memiliki kandungan protein tinggi dan harga yang ramah di kantong.
Ahli gizi menyebutkan bahwa protein sangat penting untuk pertumbuhan otot, memperkuat daya tahan tubuh, serta mempercepat proses pemulihan jaringan. Sayangnya, masih banyak masyarakat yang menganggap sumber protein hanya berasal dari makanan mahal seperti daging sapi atau ayam fillet.
Padahal, menurut data dari sejumlah penelitian dan panduan kesehatan masyarakat, ada beberapa sumber protein murah yang sangat bergizi dan mudah diolah untuk menu sehari-hari. Berikut lima di antaranya:
1. Telur
Telur merupakan salah satu sumber protein hewani yang paling mudah diakses dan terjangkau. Satu butir telur mengandung sekitar 6–7 gram protein. Selain itu, telur juga mengandung kolin yang baik untuk kesehatan otak.
2. Tahu dan Tempe
Produk olahan kedelai seperti tahu dan tempe sudah menjadi bagian dari makanan sehari-hari masyarakat Indonesia. Harganya terjangkau, dan kandungan proteinnya tinggi. Tempe, misalnya, mengandung sekitar 19 gram protein per 100 gram.
3. Kacang-Kacangan
Kacang tanah, kacang hijau, dan kedelai merupakan sumber protein nabati yang juga tinggi serat. Kandungan proteinnya bervariasi, namun rata-rata mencapai 7–9 gram per 100 gram.
4. Ikan Lele
Ikan air tawar ini menjadi pilihan protein hewani murah dan mudah dibudidayakan. Dalam 100 gram daging ikan lele, terkandung sekitar 15–20 gram protein, serta asam lemak omega-3 yang baik untuk jantung.
5. Susu Kedelai atau Susu Bubuk
Susu bubuk lokal maupun susu kedelai dapat menjadi alternatif asupan protein, terutama untuk anak-anak dan orang dewasa yang aktif. Kandungan proteinnya berkisar antara 7 hingga 8 gram per gelas.
Pakar gizi dari Universitas Indonesia, dr. Rika Sulistyawati, menyampaikan bahwa konsumsi protein yang cukup sangat penting, terutama bagi anak-anak dalam masa pertumbuhan. “Masyarakat tidak perlu khawatir soal harga. Kombinasi makanan sederhana seperti nasi, tempe, dan telur sudah cukup memenuhi kebutuhan dasar protein,” ujarnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Dari Berbagai Sumber