Pohon tumbang akibat angin kencang di Jember
JATIM - Jelang waktu berbuka puasa, diketahui hujan dengan intensitas sedang hingga lebat disertai angin kencang yang melanda Kabupaten Jember, terjadi sejak pukul 15.30 WIB, Rabu (4/3/2026). Mengakibatkan sejumlah pohon tumbang di enam kecamatan.
Dampaknya, akses jalan sempat terganggu, satu rumah warga tertimpa pohon, jaringan listrik terdampak, serta dua pengendara sepeda motor mengalami luka dan harus menjalani perawatan medis.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jember, Edy Budi Susilo, mengatakan cuaca ekstrem terjadi secara merata di sejumlah wilayah.
“Pada pukul 15.30 WIB terjadi hujan disertai angin kencang yang berdampak pada pohon-pohon besar di beberapa titik. Ada yang tumbang ke badan jalan, menimpa kabel listrik, rumah warga, hingga pengendara roda dua,” ujarnya saat dikonfirmasi sejumlah wartawan disela kegiatan Assessment.
Berdasarkan laporan BPBD, lanjutnya, diketahui kejadian pertama terjadi di Desa Ajung, Kecamatan Kalisat. Sebuah pohon tumbang mengarah ke jalan dan menyebabkan arus lalu lintas sempat macet. Di Desa Umbulrejo, Kecamatan Umbulsari, pohon jati roboh menimpa rumah milik Tugianto (82).
“Untuk rumah warga yang tertimpa pohon di Umbulsari, penanganan lanjutan akan dilakukan melalui kerja bakti bersama perangkat desa dan masyarakat setempat,” jelas Edy.
Selanjutnya di Desa Rowotamtu, Kecamatan Rambipuji, pohon tumbang menutup jalan raya dan mengenai kabel PLN sehingga membutuhkan penanganan bersama petugas kelistrikan. Di Desa Balung Lor, Kecamatan Balung, pohon tumbang juga mengarah ke badan jalan dan menghambat aktivitas pengguna jalan.
Sementara itu, lebih lanjut kata Edy, di Desa Dukuhmencek, Kecamatan Sukorambi, pohon roboh di dekat pabrik air minum, namun tidak menimbulkan korban jiwa.
Namun demikian, kata Edy, insiden yang menyebabkan korban terjadi di Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Tegal Besar, Kecamatan Kaliwates, Jember.
Sebatang pohon tumbang dan menimpa dua pengendara sepeda motor yang sedang melintas. Korban diketahui bernama Arifatul (43), warga Kawangrejo, Kecamatan Mumbulsari, mengalami keluhan sesak napas, dan Nurin Natzwa (14) mengalami bengkak serta nyeri pada kaki kiri. Keduanya langsung dievakuasi ke Rumah Sakit Bina Sehat Jember untuk mendapatkan perawatan.
“Korban tertimpa pohon sudah dievakuasi dan mendapatkan penanganan medis. Kami terus berkoordinasi dengan pihak rumah sakit dan Dinas Kesehatan untuk memastikan kondisi korban tertangani dengan baik,” kata Edy.
Ia menambahkan, begitu menerima laporan, TRC BPBD Jember bersama unsur terkait langsung melakukan koordinasi, assesment lapangan, pemotongan dan pembersihan pohon tumbang, serta pengaturan lalu lintas.
Q“Penanganan dilakukan secara bertahap di enam lokasi. Pukul 22.00 WIB seluruh penanganan darurat selesai dan arus lalu lintas kembali normal,” ungkapnya.
Dalam proses penanganan, BPBD melibatkan PLN UP3 Jember, Muspika setempat, pemerintah desa, relawan Destana, komunitas relawan, serta warga sekitar. Edy memastikan tidak ada kendala berarti selama proses evakuasi dan pembersihan berlangsung.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: