Kamis, 16 JULI 2026 • 09:09 WIB

Sekolah Rakyat Banyuwangi Tambah 9 Rombel Baru Tahun Ajaran 2026/2027, Gedung Terintegrasi Siap Ditempati Agustus

Author

JATIM – Sekolah Rakyat di Kabupaten Banyuwangi terus memperluas akses pendidikan gratis bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu. Memasuki Tahun Ajaran 2026/2027, sekolah berbasis asrama tersebut kembali membuka penerimaan peserta didik baru dengan total sembilan rombongan belajar (rombel) yang tersebar di jenjang SD, SMP, dan SMA.

Masing-masing jenjang pendidikan mendapat tambahan tiga rombel. Seluruh siswa nantinya akan menempati gedung baru Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi yang berada di Desa Blambangan, Kecamatan Muncar, setelah proses pembangunan selesai pada Agustus 2026.

Pembangunan Gedung Sekolah Rakyat Banyuwangi Capai 88 Persen
Pemerintah Kabupaten Banyuwangi memastikan pembangunan kompleks Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi berjalan sesuai jadwal.

Sekolah yang berdiri di atas lahan seluas sekitar 7 hektare tersebut saat ini telah mencapai progres pembangunan sekitar 88 persen. Pemerintah menargetkan seluruh pekerjaan selesai pada 30 Juli 2026, sehingga para siswa dapat mulai menempati gedung baru pada bulan berikutnya.

Wakil Bupati Banyuwangi, Mujiono, mengatakan setiap bangunan di kawasan sekolah kini telah memasuki tahap akhir penyelesaian.

"Alhamdulillah progres pembangunan setiap gedung sudah mencapai sekitar 85 hingga 90 persen. Jika sesuai target, Insyaallah Agustus nanti seluruh siswa sudah bisa menempati gedung baru," ujar Mujiono saat menghadiri Open House Sekolah Rakyat dan pembukaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) bagi orang tua serta calon siswa, Selasa (14/7/2026).
Wujud Komitmen Pemerintah Hadirkan Pendidikan Gratis Berkualitas
Menurut Mujiono, pembangunan Sekolah Rakyat merupakan bagian dari program pemerintah untuk memperluas akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga prasejahtera.

Selain memperoleh pendidikan formal, para siswa juga mendapatkan pembinaan karakter, pendidikan kedisiplinan, hingga pelatihan keterampilan yang diharapkan menjadi bekal ketika memasuki dunia kerja maupun melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

"Pendidikan menjadi salah satu cara untuk memutus rantai kemiskinan. Dengan bekal ilmu pengetahuan dan keterampilan, diharapkan para lulusan mampu meningkatkan kualitas hidup sekaligus membantu perekonomian keluarganya," jelasnya.

Ia juga mengungkapkan bahwa sejumlah lulusan Sekolah Rakyat telah berhasil melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Bahkan, beberapa di antaranya sudah diterima bekerja di perusahaan nasional, termasuk di sektor industri otomotif.

Sekolah Rakyat Banyuwangi Kini Terintegrasi dalam Satu Kompleks
Sementara itu, Kepala Sekolah Rakyat Banyuwangi jenjang SD dan SMP, Winarno, menjelaskan bahwa mulai Tahun Ajaran 2026/2027, dua Sekolah Rakyat rintisan yang sebelumnya berada di lokasi berbeda resmi digabung menjadi Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi (SRT 1 Banyuwangi).

Sebelumnya, kegiatan belajar mengajar berlangsung di dua tempat, yakni Gedung Balai Diklat di Desa Licin dan Gedung Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) di Kecamatan Muncar.

Setelah pembangunan selesai, seluruh aktivitas pembelajaran akan dipusatkan di kompleks baru di Desa Blambangan.

"Gedung baru akan menjadi pusat kegiatan belajar seluruh siswa Sekolah Rakyat Banyuwangi sehingga proses pembelajaran menjadi lebih efektif dan terintegrasi," ujar Winarno.

Tahun Ajaran Baru Tambah 9 Rombel
Saat ini, Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi memiliki sembilan rombongan belajar dari dua sekolah rintisan yang telah berjalan sebelumnya.

Pada Tahun Ajaran 2026/2027, jumlah tersebut kembali bertambah dengan pembukaan sembilan rombongan belajar baru, yang terdiri dari:

3 rombel jenjang SD.
3 rombel jenjang SMP.
3 rombel jenjang SMA.
Seluruh peserta didik baru dijadwalkan mulai menempati kompleks sekolah baru setelah pembangunan fisik rampung dan seluruh fasilitas pendukung dinyatakan siap digunakan.

Diharapkan Meningkatkan Kualitas Pendidikan di Banyuwangi
Kehadiran Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi diharapkan semakin memperluas kesempatan belajar bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia di daerah.

Dengan dukungan fasilitas yang lebih lengkap, sistem pendidikan berasrama, serta pembinaan karakter dan keterampilan, sekolah ini diharapkan mampu mencetak generasi muda yang mandiri, berprestasi, dan siap bersaing di dunia pendidikan maupun dunia kerja.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Berbagai Sumber

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU