Kerangka Manusia Ditemukan di Bukit Gumuk Tengu Jember, Polisi Selidiki Penyebab dan Waktu Kematian Korban
JATIM - Warga Dusun Rowo, Desa Gambiran, Kecamatan Kalisat, Kabupaten Jember, Jawa Timur, digegerkan dengan penemuan kerangka manusia di kawasan Bukit Gumuk Tengu, Jumat (6/6/2025).
Temuan tersebut langsung dilaporkan ke pihak kepolisian yang kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) bersama tim identifikasi Satreskrim Polres Jember.
Kerangka manusia itu pertama kali diketahui oleh seorang pencari kayu pada Kamis (5/6/2025) sore. Namun karena kondisi lokasi yang sepi dan hari mulai gelap, penemuan tersebut baru dilaporkan kepada perangkat desa keesokan paginya sebelum diteruskan ke Polsek Kalisat.
Kepala Dusun Rowo, Ahmadi, mengatakan saat ditemukan kondisi jasad sudah tinggal kerangka dan berada di bawah sebuah pohon di area perbukitan. Di sekitar lokasi juga ditemukan tali tambang berwarna biru yang masih terikat pada pohon.
"kemarin ditemukan oleh pencari kayu, cuma saat itu sudah sore, warga takut. Akhirnya tadi pagi dilaporkan ke kami dan kami teruskan ke Polsek Kalisat," ujar Ahmadi.
Lokasi penemuan kerangka berada di kawasan yang cukup ekstrem dan sulit dijangkau. Untuk mencapai titik lokasi, petugas maupun warga harus melewati jalur menanjak dengan kemiringan sekitar 45 derajat dan dikelilingi vegetasi hutan kecil di atas bukit.
Kapolsek Kalisat, Iptu Ika Mufid Dati, mengatakan pihaknya menerima laporan sekitar pukul 12.00 WIB dan segera mendatangi lokasi bersama Unit Reserse Kriminal sebelum berkoordinasi dengan Tim Inafis Polres Jember untuk melakukan identifikasi.
"Pada pukul 12.00 hingga 12.30 WIB kami menerima laporan dari masyarakat terkait penemuan kerangka manusia di Gumuk Tengu, Desa Gambiran, Kecamatan Kalisat. Kami langsung menuju TKP bersama Kanit Reskrim dan menghubungi Inafis untuk melakukan pemeriksaan," kata Mufid.
Dari hasil pemeriksaan awal di lokasi, polisi menemukan sejumlah barang yang diduga milik korban, di antaranya jaket hitam, tas beserta beberapa barang di dalamnya, termasuk kartu identitas diri berupa SIM C, dan KTP atas nama Margo Slamet (62) warga Dusun Krajan, Kecamatan Ambulu, Jember.
"Kami sudah mengamankan jaket warna hitam, tas, dan terdapat identitas salah satunya KTP atas nama Bapak Margo Slamet. Untuk dugaan penyebab kematian maupun perkiraan waktu meninggal, kami masih menunggu hasil identifikasi dan penyelidikan lebih lanjut dari Inafis," ujarnya.
Proses evakuasi sempat terkendala medan yang terjal. Meski demikian, petugas berhasil mengevakuasi kerangka beserta barang-barang yang ditemukan di sekitar lokasi untuk kepentingan pemeriksaan lebih lanjut.
Jenazah korban kemudian dievakuasi ke Kamar mayat RSD Kalisat, untuk dilakukan proses pemeriksaan dan identifikasi.
Sementara itu, seorang tetangga korban yang meminta identitasnya disamarkan dengan inisial AG (46) menyebut keluarga meyakini kerangka tersebut merupakan Margo Slamet berdasarkan sejumlah ciri khas yang masih dapat dikenali.
Di antaranya terdapat pen pada bagian kaki korban, pakaian, tas, sandal, serta kondisi gigi bagian atas yang telah lepas.
"Keluarga tidak mau diotopsi karena sudah yakin itu Pak Margo Slamet. Ciri-cirinya sesuai, mulai dari kaki yang ada pen, tas, sandal, gigi bagian atas yang lepas, celana dan jaket yang ditemukan," kata AG.
Menurut AG, pihak keluarga telah menerima hasil identifikasi tersebut dan jenazah telah dimakamkan di tempat pemakaman umum di wilayah Ambulu pada Jumat malam sekitar pukul 21.30 WIB.
Hingga kini, polisi masih menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut dari Tim Inafis.
"Untuk memastikan penyebab kematian korban serta memperkirakan kapan korban meninggal hingga akhirnya ditemukan dalam kondisi tinggal kerangka di kawasan Bukit Gumuk Tengu," pungkas Kapolsek Kalisat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan