Minggu, 19 JULI 2026 • 19:27 WIB

Bharata 9 Jember Diikuti 1.300 Off-Roader, Trek 50 Km di Lereng Argopuro Jadi Tantangan

Author

JATIM – Suara raungan mesin motor trail menggema di kawasan wisata Rembangan, Kecamatan Arjasa, Kabupaten Jember, Jawa Timur. Sebanyak kurang lebih 1.300 off-roader roda dua dari berbagai daerah datang untuk menaklukkan trek ekstrem sepanjang sekitar 50 kilometer dalam event tahunan Bhayangkara Argopuro Adventure Trail (Bharata) ke-9 tahun 2026, Minggu (19/7/2026).

Dari titik start di kawasan Wisata Rembangan, para peserta langsung dihadapkan pada jalur tanah dengan karakteristik medan khas lereng Pegunungan Argopuro. 

Jalanan menurun terjal, gundukan tanah, hingga tanjakan menjadi bagian dari perjalanan yang harus dilalui para off-roader.

Perlahan, rombongan motor trail bergerak menyusuri jalur yang telah disiapkan panitia. Sebagian peserta memilih trek Fun yang relatif lebih bersahabat, sedangkan para off-roader berpengalaman memilih jalur Hard untuk menguji kemampuan menaklukkan medan ekstrem di kawasan pegunungan.

**Ribuan Off-Roader Susuri Lereng Argopuro**

Kepala Bagian Operasional (KBO) Polres Jember Kompol Istono mengatakan, Bharata 9 digelar sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun Bhayangkara ke-80 tahun 2026. Rembangan dipilih sebagai lokasi kegiatan karena dinilai memiliki potensi wisata alam yang kuat.

"Dalam rangka Hari Ulang Tahun Bhayangkara ke-80 tahun 2026, kita mengadakan event tour trail yang dinamakan Bharata 9, Bhayangkara Argopuro Trail Event Tour. Dilaksanakan di Rembangan karena kita akan menjual aset dan ikon Kabupaten Jember yang mempunyai objek wisata luar biasa, yaitu Rembangan," kata Istono saat dikonfirmasi sejumlah wartawan.

Menurutnya, event tersebut menjadi kesempatan untuk memperkenalkan kawasan alam Jember kepada ribuan peserta yang datang dari luar daerah. Para off-roader tidak hanya melintasi trek, tetapi juga diajak menikmati bentang alam lereng Argopuro.

"Untuk itu, para off-roader supaya bisa menikmati alamnya dan bisa menciptakan jalurnya. Luar biasa," ujarnya.

Diketahui dari sekitar 1.300 peserta yang telah terdaftar, jumlah peserta Bharata 9 bahkan masih berpotensi bertambah. Istono menyebut, jumlah keseluruhan peserta bisa menembus hingga 1.700 orang.

"Peserta kita sudah 1.300. Luar biasa, masih banyak yang belum registrasi sehingga kita bisa menembus sampai 1.700," katanya.

Para peserta Bharata 9 datang dari berbagai daerah. Selain Jember dan kawasan Tapal Kuda, sejumlah off-roader tercatat datang dari Banyuwangi, Bali, Blitar, Probolinggo, hingga Pasuruan.

"Sejauh Bali, betul. Banyak dari luar kota yang datang. Dari Banyuwangi, Bali, Blitar, Probolinggo, Pasuruan, dan wilayah Tapal Kuda," kata Istono.

**Ada Jalur Hard dan Fun, Peserta Ditantang Pilih Medan**

Bharata 9 menawarkan dua karakter trek kepada peserta. Mereka dapat memilih jalur Hard untuk menghadapi medan lebih menantang atau jalur Fun bagi peserta pemula.

"Tantangan di sini kita ada dua pilihan, jalur Hard dan jalur Fun. Belok kiri Hard, belok kanan Fun. Kita tawarkan kepada para off-roader, terutama pemula supaya belok ke kanan. Yang Hard, petarung, belok kiri," ujar Istono.

Jalur yang dilewati memiliki panjang kurang lebih 50 kilometer. Sepanjang perjalanan, para off-roader harus menjaga keseimbangan dan kemampuan mengendalikan motor ketika melewati turunan terjal maupun tanjakan dengan gundukan tanah.

Istono juga mengingatkan para peserta agar tetap memperhatikan keselamatan dan kondisi jalur. "Hati-hati teman-teman. Ada jebakan-jebakan. Belok kiri pedas, belok kanan rasa tomat, lurus tebing. Silakan dipilih sendiri," ucapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Jember Bobby Arie Sandy mengatakan Bharata 9 merupakan bagian dari rangkaian event di Jember sepanjang Juli hingga Agustus 2026.

"Ini salah satu rangkaian acara Hari Ulang Tahun Bhayangkara yang ke-80. Kalau minggu kemarin kita bersama-sama dengan teman-teman dari Polres melaksanakan fun bike, kali ini kolaborasi berikutnya kita mengadakan Barata yang ke-9, Bhayangkara Argopuro Adventure Trail yang ke-9," kata Bobby.

**Jember Siapkan Beragam Event hingga Agustus**

Bobby mengatakan, Jember masih akan menggelar sejumlah agenda besar setelah Bharata 9. Di antaranya Jember Fashion Carnaval (JFC) pada 24-26 Juli 2026.

Selanjutnya, even JKCI (Jember Kota Cerutu Indonesia) akan digelar pada 31 Juli hingga 1 Agustus di Pantai Watu Ulo. Kegiatan itu akan dikolaborasikan dengan unsur budaya lokal, mulai dari permainan layang-layang, pegon, hingga tarian kolosal.

"Ini kita kolaborasikan dengan teman-teman budayawan. Ada main layang-layang, ada juga pegon, kemudian tarian kolosal, sehingga tamu JKCI ini akan mendapatkan kesan yang berbeda tentang Jember," ujarnya.

Rangkaian event berlanjut dengan Jember Marching Carnaval (JMC) pada 7-9 Agustus. Kemudian, pada momentum Hari Kemerdekaan Republik Indonesia, masyarakat akan disuguhi rangkaian kegiatan pada 16-17 Agustus, termasuk Konser Cinta NKRI di Alun-Alun Jember.

"Konser untuk masyarakat Jember di alun-alun gratis. Jadi semuanya gratis, tidak ada yang bayar," kata Bobby.

Sementara itu, Bobby menambahkan, kegiatan tahunan Tajemtra atau Tanggul-Jember Tradisional akan menjadi salah satu agenda penutup rangkaian event. "Pelaksanaannya Insyaallah pada 29 Agustus 2026," tandasnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU