Selasa, 14 JULI 2026 • 09:56 WIB

Hari Pertama MPLS 2026 di Probolinggo Berjalan Lancar, Disdikdaya Pastikan Sekolah Aman dan Ramah bagi Siswa Baru

Author

JATIM – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikdaya) Kabupaten Probolinggo memastikan pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2026/2027 di seluruh satuan pendidikan berjalan aman, tertib, dan sesuai dengan ketentuan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).

Kepastian tersebut diperoleh setelah jajaran Disdikdaya melakukan monitoring dan evaluasi (monev) pada hari pertama pelaksanaan MPLS, Senin (13/7/2026), di sejumlah sekolah di Kabupaten Probolinggo.

Kepala Disdikdaya Tinjau Langsung Pelaksanaan MPLS
Monitoring dipimpin langsung oleh Kepala Disdikdaya Kabupaten Probolinggo, Hary Tjahjono, dengan mengunjungi SD Negeri Pabean dan SMP Negeri 1 Dringu.

Dalam kunjungannya, Hary memimpin apel bersama sekaligus memberikan motivasi kepada peserta didik baru yang memulai pendidikan di jenjang sekolah dasar maupun sekolah menengah pertama.

Ia mengajak seluruh siswa menjadikan masa sekolah sebagai awal untuk membangun karakter, meningkatkan disiplin, serta mengembangkan potensi akademik maupun nonakademik.

MPLS 2026 Mengedepankan Sekolah yang Aman, Ramah, dan Inklusif
Menurut Hary, pelaksanaan MPLS di Kabupaten Probolinggo mengacu pada kebijakan Kemendikdasmen yang menekankan pentingnya menciptakan lingkungan belajar yang aman, ramah, inklusif, dan menyenangkan bagi seluruh peserta didik baru.

Ia mengungkapkan bahwa hasil pemantauan pada hari pertama menunjukkan seluruh kegiatan berjalan sesuai pedoman yang telah ditetapkan.

"Alhamdulillah, pelaksanaan MPLS pada hari pertama Tahun Ajaran 2026/2027 berlangsung dengan lancar. Seluruh kegiatan dilaksanakan sesuai arahan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. Sejak pagi, seluruh bidang di lingkungan Disdikdaya juga turun langsung ke berbagai sekolah untuk memastikan MPLS berjalan dengan baik," ujar Hary.

Menurutnya, monitoring dilakukan sebagai bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Probolinggo dalam memastikan kegiatan MPLS berlangsung secara edukatif, humanis, dan bebas dari praktik yang bertentangan dengan tujuan pengenalan lingkungan sekolah.

Siswa Diminta Berani Bertanya dan Semangat Belajar
Selain melakukan pemantauan, Hary juga memberikan motivasi kepada para siswa baru agar tidak takut beradaptasi dengan lingkungan sekolah.

Ia mengingatkan peserta didik untuk aktif bertanya kepada guru maupun kepala sekolah apabila mengalami kesulitan selama proses pembelajaran atau saat mengenal lingkungan sekolah.

"Kami berharap para siswa tidak takut dan tidak malu untuk belajar. Jika ada materi atau hal yang belum dipahami, jangan ragu bertanya kepada guru maupun kepala sekolah. Teruslah semangat menuntut ilmu karena kalian adalah generasi penerus bangsa yang akan membawa masa depan Kabupaten Probolinggo menjadi lebih baik," tegasnya.

SMPN 1 Dringu Tekankan Pentingnya Adab dan Karakter
Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala SMP Negeri 1 Dringu, Karyati, menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh peserta didik baru.

Ia mengajak siswa memanfaatkan masa sekolah sebagai kesempatan untuk belajar, berkembang, dan membentuk karakter yang baik.

Menurutnya, keberhasilan dalam pendidikan tidak hanya ditentukan oleh prestasi akademik, tetapi juga oleh sikap, kedisiplinan, tanggung jawab, dan rasa saling menghormati.

"Adab dan karakter merupakan fondasi utama dalam menuntut ilmu. Karena itu, seluruh siswa diharapkan menjunjung tinggi nilai kesopanan, disiplin, tanggung jawab, dan saling menghormati agar tumbuh menjadi generasi yang cerdas, tangguh, dan berakhlak mulia," ujarnya.

Disdikdaya Optimistis Siswa Cepat Beradaptasi
Selain melakukan pemantauan di SD dan SMP, jajaran Disdikdaya juga mengunjungi sejumlah lembaga pendidikan lainnya, termasuk TK Negeri Pembina Dringu, guna memastikan pelaksanaan hari pertama MPLS berjalan sesuai ketentuan.

Melalui pelaksanaan MPLS yang kondusif dan ramah anak, Disdikdaya Kabupaten Probolinggo berharap seluruh peserta didik baru dapat beradaptasi dengan cepat terhadap lingkungan sekolah.

Dengan proses adaptasi yang baik, kegiatan belajar mengajar selama Tahun Ajaran 2026/2027 diharapkan berlangsung lebih optimal dan mampu melahirkan generasi Kabupaten Probolinggo yang berkarakter, berprestasi, kreatif, serta siap menghadapi tantangan di masa depan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Berbagai Sumber

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU