Peringati 1 Muharram 1448 Hijriah, Warga Kraksaan Wetan Santuni 24 Anak Yatim dan Perkuat Kepedulian Sosial
JATIM – Warga RW 05 Kelurahan Kraksaan Wetan, Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, menggelar peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah yang dirangkaikan dengan pemberian santunan kepada 24 anak yatim, Senin (13/7/2026) malam.
Kegiatan yang berlangsung khidmat tersebut menjadi momentum untuk mempererat ukhuwah Islamiyah, memperkuat kebersamaan warga, sekaligus meningkatkan kepedulian sosial terhadap masyarakat yang membutuhkan.
Acara dihadiri oleh Lurah Kraksaan Wetan Zainul Fathah, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta ratusan warga yang mengikuti rangkaian kegiatan dengan penuh antusias.
Tausiyah Ajak Masyarakat Jadikan Tahun Baru Islam Sebagai Momentum Hijrah
Peringatan Tahun Baru Islam diisi dengan tausiyah dan doa bersama yang disampaikan oleh KH. Sa'dullah As'ari dan KH. Saiful Bahri.
Dalam ceramahnya, kedua ulama mengajak masyarakat menjadikan datangnya 1 Muharram 1448 Hijriah sebagai awal untuk melakukan hijrah menuju kehidupan yang lebih baik.
Masyarakat diajak meningkatkan kualitas ibadah, memperkuat akhlak, mempererat persaudaraan, serta menumbuhkan kepedulian terhadap sesama, khususnya kepada anak-anak yatim dan warga yang membutuhkan bantuan.
Selain menjadi momentum spiritual, Tahun Baru Islam juga diharapkan mampu memperkuat semangat gotong royong dan kebersamaan di lingkungan masyarakat.
Lurah Kraksaan Wetan Apresiasi Semangat Gotong Royong Warga
Lurah Kraksaan Wetan, Zainul Fathah, mengapresiasi seluruh panitia dan warga RW 05 yang telah bergotong royong menyukseskan kegiatan tersebut.
Menurutnya, peringatan Tahun Baru Islam tidak hanya menjadi pergantian tahun dalam kalender Hijriah, tetapi juga menjadi kesempatan untuk melakukan introspeksi diri sekaligus meningkatkan kepedulian sosial.
"Momentum 1 Muharram bukan hanya pergantian tahun dalam kalender Hijriah, tetapi juga waktu yang tepat untuk memperbaiki diri, mempererat ukhuwah Islamiyah, dan meningkatkan kepedulian kepada sesama, terutama anak-anak yatim yang membutuhkan perhatian bersama," ujarnya.
Ia juga menilai kegiatan seperti ini menjadi bukti bahwa nilai kebersamaan dan budaya gotong royong masih terjaga dengan baik di tengah masyarakat Kelurahan Kraksaan Wetan.
Santunan untuk 24 Anak Yatim Jadi Puncak Acara
Puncak peringatan Tahun Baru Islam ditandai dengan penyerahan santunan kepada 24 anak yatim yang berasal dari lingkungan RW 05 Kelurahan Kraksaan Wetan.
Santunan tersebut merupakan hasil dari partisipasi dan donasi masyarakat sebagai bentuk kepedulian terhadap anak-anak yang membutuhkan perhatian dan dukungan.
Suasana haru terasa saat para penerima santunan menerima bantuan yang diharapkan dapat meringankan kebutuhan mereka sekaligus menjadi penyemangat untuk terus menatap masa depan.
Diharapkan Menjadi Agenda Rutin Tahunan
Warga berharap kegiatan peringatan 1 Muharram seperti ini dapat terus dilaksanakan setiap tahun sebagai sarana memperkuat nilai-nilai keagamaan dan sosial di lingkungan masyarakat.
Selain meningkatkan keimanan, kegiatan tersebut dinilai mampu mempererat tali silaturahmi, memperkuat solidaritas antarwarga, serta menumbuhkan budaya saling membantu dalam kehidupan sehari-hari.
Melalui semangat Tahun Baru Islam 1448 Hijriah, masyarakat Kraksaan Wetan ingin terus membangun lingkungan yang religius, harmonis, dan penuh kepedulian sehingga nilai-nilai kebersamaan dapat terus diwariskan kepada generasi mendatang.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Berbagai Sumber