Senin, 13 JULI 2026 • 10:17 WIB

Jadwal BEC 2026 Banyuwangi Lengkap: Ada Banyuwangi Ethno Carnival, SCF Run 5K hingga Festival UMKM

Author

JATIM – Kabupaten Banyuwangi kembali menghadirkan berbagai agenda wisata dan hiburan menarik pada pertengahan Juli 2026. Selain Banyuwangi Ethno Carnival (BEC) 2026 yang akan berlangsung pada Sabtu, 18 Juli 2026, masyarakat dan wisatawan juga dapat menikmati lima rangkaian acara lainnya dalam BEC Week yang digelar mulai 16 hingga 19 Juli 2026.

Salah satu agenda yang paling dinantikan adalah SCF Waqf Run 5K yang akan digelar pada Minggu, 19 Juli 2026. Event lari ini menjadi bagian dari rangkaian Sekarkijang Creative Fest (SCF) yang berlangsung di Gedung Seni Budaya (Gesibu) Banyuwangi.

Festival UMKM Meriahkan BEC Week 2026
Selama empat hari pelaksanaan BEC Week, pengunjung dapat menikmati Festival UMKM yang menghadirkan berbagai produk unggulan dari Banyuwangi dan sejumlah daerah di kawasan Tapal Kuda, seperti Jember, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang.

Beragam produk dipamerkan, mulai dari wastra, kerajinan tangan, hingga kuliner khas daerah. Festival ini juga menjadi wadah promosi bagi pelaku UMKM untuk memperluas pasar.

Sekarkijang Creative Fest mendapat dukungan penuh dari Bank Indonesia Jember sebagai bagian dari upaya penguatan ekonomi kreatif dan pemberdayaan UMKM di Banyuwangi.

Jadwal Lengkap Rangkaian Acara BEC Week
Berbagai kegiatan menarik akan digelar selama BEC Week, di antaranya:

16 Juli 2026

Lomba Desain Motif Batik Sekarkijang
Singing Competition
17 Juli 2026

Lomba Inovasi Green Campaign
Workshop Creative Painting
Kids Fashion Show
Donor Darah
Selain itu, masyarakat juga dapat mengunjungi Pasar Murah yang didukung oleh Bank Indonesia serta menikmati beragam stan UMKM dan kuliner dari lima kabupaten di sekitar Banyuwangi.

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani mengajak masyarakat untuk memanfaatkan momentum ini dengan mengunjungi berbagai pameran dan menikmati produk-produk lokal.

Banyuwangi Ethno Carnival 2026 Angkat Tema Perang Bayu
Puncak acara akan berlangsung pada Sabtu, 18 Juli 2026, melalui penyelenggaraan Banyuwangi Ethno Carnival (BEC) ke-13 yang dimulai pukul 13.00 WIB.

Ratusan peserta akan menampilkan parade kostum etnik spektakuler dengan rute sekitar 2 kilometer, dimulai dari kawasan Taman Blambangan dan melintasi jalan utama Kota Banyuwangi.

Tahun ini, BEC mengangkat tema "Perang Bayu", yang mengisahkan perjuangan masyarakat Banyuwangi melawan penjajahan Belanda pada abad ke-18. Tema tersebut akan divisualisasikan dalam lima subtema yang menggambarkan berbagai fase perjuangan rakyat Banyuwangi.

Usai menyaksikan karnaval, wisatawan masih dapat menikmati pertunjukan budaya Barong Battle yang digelar pada malam hari di Agrowisata Tamansuruh.

SCF Waqf Run 5K Digelar 19 Juli 2026
Rangkaian acara berlanjut pada Minggu, 19 Juli 2026, dengan penyelenggaraan SCF Waqf Run 5K.

Lomba lari ini tidak hanya mengajak masyarakat hidup sehat, tetapi juga mengkampanyekan pentingnya kesadaran berwakaf. Start dan finis dipusatkan di kawasan Taman Blambangan Banyuwangi.

Di hari yang sama juga digelar berbagai kegiatan lain seperti:

Halal Chef Competition
Talkshow Beyond Halal
Edukasi Perlindungan Konsumen
Lomba Mewarnai
Konser Musik Tutup Rangkaian BEC Week 2026
Seluruh rangkaian BEC Week 2026 akan ditutup dengan Konser Musik BEC yang digelar pada 19 Juli 2026 mulai pukul 19.00 WIB di Gedung Seni Budaya Banyuwangi.

Pada malam penutupan tersebut juga akan diumumkan para pemenang Best Costume Banyuwangi Ethno Carnival 2026.

Pemkab Banyuwangi Apresiasi Dukungan Bank Indonesia
Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, menyampaikan apresiasi kepada Bank Indonesia Jember yang selama ini konsisten mendukung pengembangan UMKM melalui berbagai program kolaborasi.

Menurutnya, kerja sama tersebut tidak hanya mendukung penyelenggaraan Sekarkijang Creative Fest dan Banyuwangi Ethno Carnival, tetapi juga membantu memperluas akses pasar bagi pelaku UMKM lokal.

Sementara itu, Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Jember, Achmad, mengatakan sinergi antara BI Jember dan Pemerintah Kabupaten Banyuwangi telah terjalin cukup lama.

Ia menjelaskan, penyelenggaraan BEC menjadi momentum yang tepat untuk mempertemukan pelaku UMKM dengan pasar yang lebih luas sekaligus ikut menyemarakkan salah satu agenda wisata internasional andalan Banyuwangi.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Berbagai Sumber

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU