Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Sabtu, 28 MARET 2026 • 17:23 WIB

Lebaran Ketupat Pantai Papuma Diserbu 8.800 Pengunjung, Ambulans Beberapa Kali Evakuasi Korban

Lebaran Ketupat Pantai Papuma Diserbu 8.800 Pengunjung, Ambulans Beberapa Kali Evakuasi Korban

JATIM – Memasuki momentum Lebaran Ketupat, jumlah wisatawan yang memadati Pantai Tanjung Papuma, Desa Loh Jejer, Kecamatan Wuluhan, Kabupaten Jember, Jawa Timur, membludak hingga ribuan orang hingga Sabtu (28/3/2026) sore. 

Pengelola Pantai Papuma Jember mencatat hingga berita ini ditulis, ada 8.800 an lebih pengunjung mendatangi lokasi wisata andalan Kabupaten Jember ini.

Lonjakan pengunjung ini bahkan diwarnai sejumlah insiden yang membuat mobil ambulans harus beberapa kali keluar masuk kawasan wisata untuk mengevakuasi pengunjung yang membutuhkan pertolongan medis.

Asisten Manager Pantai Tanjung Papuma, Adi Suponco, membenarkan bahwa kepadatan pengunjung cukup tinggi hingga memicu berbagai kendala di lapangan, terutama pada akses jalan menuju lokasi wisata yang dikenal memiliki medan curam.

“Memang benar pengunjung membludak. Ada beberapa kali ambulans melintas, juga ada beberapa pengunjung yang jatuh dari motor hingga mengalami luka lecet,” ujar Adi saat dikonfirmasi di lokasi.

Ia menjelaskan, hingga saat ini pihak pengelola masih melakukan pendataan terkait jumlah pasti pengunjung yang mendapatkan penanganan medis. 

Hal itu karena petugas di lapangan masih fokus mengurai kepadatan arus lalu lintas di jalur masuk kawasan Papuma. 

“Untuk jumlah pengunjung yang dibawa ambulans masih kami koordinasikan dengan tim kesehatan. Mohon waktu, karena kami juga masih mengatur arus lalu lintas,” katanya.

Berdasarkan data sementara saat berita ini ditulis, jumlah wisatawan yang datang ke Pantai Papuma mencapai sekitar 8.800 orang. Angka tersebut merupakan update terkini di tengah puncak kunjungan Lebaran Ketupat yang menjadi tradisi tahunan masyarakat setempat.

Kondisi kepadatan tidak hanya terjadi di area pantai, tetapi juga di sepanjang jalur akses menuju lokasi. Jalanan yang menanjak dan menurun dengan kemiringan cukup tajam menjadi tantangan tersendiri bagi para pengunjung, terutama yang menggunakan kendaraan roda dua maupun roda empat. 

Banyak kendaraan terlihat berhenti di tanjakan maupun turunan, sehingga berpotensi menimbulkan kemacetan hingga risiko kecelakaan.

“Karena menuju lokasi Pantai Papuma harus melewati jalan dengan sudut kemiringan cukup curam, kami menghimbau agar pengunjung mematuhi rambu-rambu yang ada dan memastikan kendaraan dalam kondisi optimal. Jangan berhenti sembarangan di tanjakan atau turunan untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan,” tegas Adi.

Di tengah padatnya kunjungan, suasana kebersamaan khas Lebaran Ketupat tetap terasa kental di kawasan pantai. Salah satunya terlihat dari rombongan wisatawan asal Desa Grenden, Kecamatan Puger, Kabupaten Jember, yang datang bersama keluarga besar untuk menikmati tradisi makan ketupat di tepi pantai.

Rini Sabah, salah satu pengunjung, mengaku datang bersama 25 anggota keluarganya untuk merayakan momen tersebut. Mereka memilih berkumpul bersama keluarga dan duduk di bawah pepohonan di hamparan pasir putih, menikmati hidangan ketupat lengkap dengan sayur santan sambil ditemani deburan ombak Pantai Selatan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan

BERITA TERBARU

Lebaran Ketupat Pantai Papuma Diserbu 8.800 Pengunjung, Ambulans Beberapa Kali Evakuasi Korban

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!