Hajatan Pernikahan di Jember Berubah Panik, Rumah Tetangga Ludes Terbakar Saat Acara Berlangsung
JATIM - Suasana pesta pernikahan di Dusun Sumberlangon, Kelurahan Slawu, Kecamatan Patrang, Jember, mendadak berubah menjadi kepanikan setelah sebuah rumah warga yang berjarak sekitar 50 meter dari lokasi hajatan dilalap si jago merah, Selasa (2/6/2026) malam.
Kebakaran terjadi sekitar pukul 19.30 WIB dan menghanguskan rumah milik Anwari (65). Kobaran api yang cepat membesar juga menyebabkan sebagian bangunan rumah milik anaknya, Aziz (43) yang berada di belakang rumah korban, ikut terdampak.
Salah seorang warga setempat, Romi (48), mengatakan saat kejadian berlangsung terdapat acara pernikahan warga yang dihadiri banyak tamu undangan.
Kepanikan terjadi ketika warga mengetahui adanya kebakaran tidak jauh dari lokasi hajatan.
"Awalnya ada acara pernikahan warga. Tiba-tiba tamu yang hadir ramai dan panik. Banyak yang langsung keluar dari lokasi hajatan menuju rumah yang terbakar untuk membantu," ujar Romi saat dikonfirmasi di lokasi kejadian.
Menurut keterangan warga, kata Romi, sebelum kebakaran terjadi, rumah korban sempat mengalami pemadaman listrik. Tidak lama kemudian api terlihat muncul dari bagian atap rumah dan dengan cepat membesar.
Komandan Regu C Damkarmat Mako Pemkab Jember, Syamsullah Adi S., mengatakan laporan kebakaran diterima petugas pada pukul 19.45 WIB. Sebanyak sembilan personel diterjunkan ke lokasi untuk melakukan pemadaman.
Berdasarkan informasi yang diperoleh petugas, kebakaran pertama kali diketahui oleh Riki Prasetyo (19), anak dari Aziz. Saat itu ia berada di dapur ketika listrik di rumah mendadak padam.
Riki kemudian melakukan pengecekan ke bagian kamar belakang. Namun tidak lama berselang, kobaran api sudah terlihat membesar dari bagian atap rumah.
"Saat petugas tiba di lokasi, api sudah cukup besar dan membakar bagian atap rumah. Titik awal api belum diketahui secara pasti dan dugaan penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan kepolisian," kata Syamsullah saat dikonfirmasi usai melakukan pemadaman.
Warga yang berada di lokasi hajatan bersama para tamu undangan segera berdatangan untuk membantu memadamkan api menggunakan peralatan seadanya, sambil menunggu kedatangan petugas pemadam kebakaran.
Sejumlah relawan serta personel dari Polsek Patrang dan Koramil setempat, juga turut membantu proses penanganan.
Dalam peristiwa tersebut, Aziz juga mengalami luka memar di sekitar mata kiri dekat hidung. Ia diduga terantuk kayu bagian atap rumah saat berupaya membantu memadamkan api.
Selain menghanguskan satu unit rumah, kebakaran juga sempat mengancam kandang sapi yang berada dalam satu area dengan dapur rumah korban. Seekor sapi yang berada di kandang berhasil dievakuasi warga sebelum api menjalar lebih luas.
Petugas pemadam kebakaran, kata Syamsullah, juga menghadapi kendala karena akses jalan menuju lokasi kejadian cukup sempit.
"Tapi Alhamdulillah, proses pemadaman dan pendinginan berhasil diselesaikan dalam waktu sekitar satu jam. Untuk korban jiwa Alhamdulillah nihil," ucapnya.
Akibat kejadian tersebut, lebih lanjut kata Syamsullah, kerugian material ditaksir mencapai sekitar Rp150 juta. Sementara itu, keluarga korban untuk sementara mengungsi dan tinggal di rumah kerabat yang berada tidak jauh dari lokasi kebakaran.
"Untuk penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan pihak kepolisian. Petugas kepolisian, masih melakukan pendalaman untuk memastikan sumber awal munculnya api," tandasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: