JATIM - Sebuah rumah yang juga difungsikan sebagai kantor notaris di RT 04 RW 03 Lingkungan Sumberketangi, Kelurahan Wirolegi, Kecamatan Sumbersari, Kabupaten Jember, Jawa Timur, mengalami kebakaran pada Rabu (10/6/2026). Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam peristiwa tersebut karena saat kejadian rumah dalam keadaan kosong ditinggal pemiliknya.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, kebakaran diketahui warga sekitar sekitar pukul 04.00 WIB. Saat itu api sudah terlihat membesar dari bagian tengah rumah dan dengan cepat merambat ke sejumlah ruangan lainnya.
Salah seorang warga setempat, Arif Cahyono, mengatakan rumah tersebut ditinggal seluruh penghuni sejak malam sebelumnya karena terjadi pemadaman listrik di wilayah setempat. Menurutnya, keluarga pemilik rumah memilih menginap di rumah kerabatnya di kawasan Sukorejo.
“Rumah itu kosong sama sekali. Semalam ada pemadaman listrik, sehingga satu keluarga pergi ke rumah ibunya di daerah Sukorejo kalai tidak salah. Subuh warga melihat ada kebakaran dan langsung menghubungi pemilik rumah,” ujar Arif saat dikonfirmasi di lokasi kejadian.
Berdasarkan informasi awal yang diterima warga dan petugas pemadam kebakaran, titik awal kebakaran diduga berasal dari kamar anak pemilik rumah. Api diduga muncul akibat korsleting listrik yang kemudian dengan cepat membakar isi ruangan.
“Informasinya dari petugas, titik awal api ada di kamar anaknya. Dugaan sementara karena korsleting listrik. Di kamar itu ada beberapa barang elektronik seperti televisi dan AC,,” katanya.
Api kemudian menjalar ke ruang keluarga dan dapur. Sejumlah perabot elektronik dilaporkan rusak dan terbakar, di antaranya tiga unit televisi, kulkas, serta berbagai barang rumah tangga lainnya. Hingga kini nilai kerugian masih dalam proses pendataan.
Pemilik rumah diketahui baru mengetahui kejadian tersebut setelah mendapat telepon dari warga. Setelah menerima informasi, pemilik rumah langsung menuju lokasi dan menghubungi petugas pemadam kebakaran.
Anggota Mako A Damkarmat Pemkab Jember, Aris Setiawan, menjelaskan laporan kebakaran diterima petugas pada pukul 05.21 WIB dari seorang pelapor bernama Foni. Satu menit kemudian, satu unit mobil pemadam kebakaran dengan tujuh personel diberangkatkan menuju lokasi kejadian.
“Tim tiba di lokasi pukul 05.28 WIB dan langsung melakukan pemetaan area kebakaran sebelum proses pemadaman. Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 06.30 WIB, kemudian dilanjutkan dengan proses pendinginan,” ujar Aris usai melakukan pemadaman.
Dari hasil asesmen sementara, tidak ditemukan korban jiwa maupun korban luka.
"Sementara penyebab kebakaran diduga akibat korsleting listrik dan nilai kerugian material masih dalam pendataan petugas," tandasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan